Beredar kabar yang menarasikan bahwa Surya paloh lebih memilih kehilangan Anies Baswedan daripada NasDem tenggelam hingga memutuskan untuk menemui Megawati secara diam-diam.
Kabar itu disebarkan oleh akun Youtube dengan 820 ribu pengikut bernama POLITIK NUSANTARA melalui sebuah video yang diunggah pada 22 Juli 2023.
"GEMPARRR !! DIAM-DIAM PALOH DATANGI MEGA..LEBIH BAIK KEHILANGAN ANIS DARI PADA NASDEM TENGGELAM" begitu judul dalam unggahan tersebut seperti dikutip Mamagini, Sabtu (22/7/2023).
Selain itu, unggahan tersebut juga menyertakan thumbnail berupa gambar yang diduga telah direkayasa dengan narasi sebagai berikut:
"NASDEM AKHIRNYA MENYERAH
DIAM-DIAM PALOH TEMUI MEGA !!
LEBIH BAIK KEHILANGAN ANIES DARI PADA NASDEM TENGGELAM"
Namun begitu, apakah benar Surya Paloh lebih memilih kehilangan Anies Baswedan daripada NasDem tenggelam hingga menemui Megawati secara diam-diam?
Penjelasan
Setelah melihat unggahan tersebut secara utuh, video itu sama sekali tidak menampilkan tayangan terkait Surya Paloh yang menemui Megawati secara diam-diam.
Unggahan tersebut juga sama sekali tidak menunjukkan bukti bahwa Surya Paloh lebih memilih kehilangan Anies Baswedan daripada NasDem tenggelam.
Baca Juga: Panji Gumilang Cabut Gugatan Rp 5 Triliun ke Mahfud MD! Apa Alasannya?
Faktanya, berdasarkan penelusuran, hingga saat ini tidak ada bukti atau berita kredibel yang menyatakan bahwa Surya paloh lebih memilih kehilangan Anies Baswedan daripada NasDem tenggelam hingga memutuskan untuk menemui Megawati secara diam-diam.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan "NASDEM AKHIRNYA MENYERAH, DIAM-DIAM PALOH TEMUI MEGA !! LEBIH BAIK KEHILANGAN ANIES DARI PADA NASDEM TENGGELAM" merupakan klaim yang salah.
Unggahan tersebut merupakan unggahan yang mengandung informasi tidak benar dan narasi menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Mamagini.Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].