Beredar kabar tidak benar yang menarasikan bahwa Indonesia memenangkan hasil voting dari Vietnam yang dilakukan oleh para anggota AFF.
Kabar itu disebarkan oleh akun Youtube dengan 121 ribu pengikut bernama Warta Informasi melalui sebuah video yang diunggah pada 2 September 2023.
"Voting anggota AFF || Indonesia menang telak dibanding Vietnam" begitu judul dalam unggahan tersebut seperti dikutip Mamagini, Minggu (3/9/2023).
Selain itu, unggahan tersebut juga menyertakan thumbnail berupa gambar yang diduga telah direkayasa dengan narasi sebagai berikut:
"VIETNAM DIDEPAK AFF?
95% ANGGOTA LEBIH PILIH INDONESIA"
Namun begitu, apakah benar anggota AFF melakukan voting untuk memilih antara Indonesia atau Vietnam?
Penjelasan
Setelah melihat unggahan tersebut secara utuh, video itu sama sekali tidak menampilkan tayangan terkait voting para anggota AFF.
Unggahan tersebut juga sama sekali tidak menunjukkan bukti bahwa Indonesia memenangkan hasil voting dari Vietnam yang dilakukan oleh para anggota AFF.
Baca Juga: Merebut Ruang Aman, Memulihkan Demokrasi Dan Kesetaraan Di ASEAN
Faktanya, berdasarkan penelusuran, hingga saat ini tidak ada bukti atau berita kredibel yang menyatakan bahwa anggota AFF melakukan voting untuk memilih antara Indonesia atau Vietnam.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan "VIETNAM DIDEPAK AFF? 95% ANGGOTA LEBIH PILIH INDONESIA" merupakan klaim yang salah.
Unggahan tersebut merupakan unggahan yang mengandung informasi tidak benar dan narasi menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Mamagini.Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].