Pengakuan mengejutkan baru saja diungkap oleh Britney Spears. Ia mengaku pernah melakukan aborsi anak hasil hubungannya dengan Justin Timberlake.
Dilansir dari laman PageSix, pengalaman menyakitkan itu ia bagi dalam memoar The Woman in Me setelah memendamnya begitu lama.
Pelantun Toxic itu menuliskan bahwa dirinya sangat mencintai Justin Timberlake kala itu. Ia pun sudah membayangkan mereka membangun sebuah keluarga ke depannya.
Tapi sayangnya, kehamilan itu terjadi di usia mereka yang masih sangat muda. Keinginan Britney Spears untuk membangun keluarga di masa itu bertolak belakang dengan pemikiran Justin Timberlake.
Bagi Justin, mereka belum siap untuk memiliki anak, ia sendiri juga belum ingin menjadi seorang ayah.
"Tapi Justin jelas tidak senang dengan kehamilan ini. Dia mengatakan kami belum siap untuk memiliki bayi dalam hidup kami, karena kami masih terlalu muda" ungkap Britney Spears.
Kendati ingin mempertahankan janinnya, Britney Spears akhirnya setuju dengan ide untuk aborsi. Itu telah menjadi keputusan mereka bersama.
"Sampai hari ini, itu adalah salah satu hal paling menyakitkan yang pernah aku alami dalam hidupku," tulis Britney Spears.
Sebagai informasi, Britney Spears mulai berpacaran dengan Justin Timberlake pada tahun 1998. Kala itu Britney Spears berusia 17 tahun sedangkan Justin Timberlake 18 tahun.
Baca Juga: Bos AirAsia Dikritik Karena Pimpin Rapat sambil Pijat Tak Pake Baju
Namun hubungan mereka kandas pada 2002, tak lama setelah Timberlake merilis lagu hit miliknya, "Cry Me a River".