Manado.suara.com - Dunia maya kembali dihebohkan oleh sebuah video yang viral, kali ini menampilkan Nursyah, ibu dari aktris Indah Permatasari, yang dikenal sebagai istri dari komedian Arie Kriting.
Video tersebut memperlihatkan Nursyah sedang berjoget mengikuti irama lagu dangdut yang liriknya menggambarkan kerinduan pada seseorang.
Namun, apa yang paling mencolok adalah teks kalimat yang tertulis dalam video tersebut, "Cuma karna laki, kau katakan menyesal dilahirkan sama saya?"
Kalimat tersebut secara tegas menyindir putrinya, Indah Permatasari, dengan klaim bahwa Indah telah mengungkapkan penyesalan atas kelahirannya.
Video tersebut langsung menuai berbagai komentar dan reaksi dari netizen. Sebagian besar netizen merasa heran dengan isi dari video tersebut.
Mereka terkejut karena Nursyah tampaknya menyindir Indah Permatasari atas perkataan yang menunjukkan penyesalan telah dilahirkan olehnya.
Banyak yang merasa sulit mempercayai bahwa Indah Permatasari benar-benar mengatakan hal tersebut kepada ibunya.
“Perasaan anaknya nggak pernah ngomong apa-apa, dia aja yang buat-buat sendiri,” ujar netizen.
“Moga cepat sembuh, saya seorang ibu kasihan,” sambung yang lain.
Baca Juga: Jadi Mantu Anggota DPR Miliarder, Gaji Pratama Arhan dari Main Bola Dipertanyakan
Selain itu, banyak juga yang menyayangkan bahwa Nursyah masih belum merestui hubungan putrinya dengan Arie Kriting, terutama setelah mereka memberikan cucu kepada Nursyah.
“Baru ini tau orang tua liat anaknya bahagia dia malah depresi,” ujar seorang netizen,
“Kasihan sama bapaknya indah sih, gimana perasaannya punya istri kaya beliau ini, anak udh bahagia malah stress dibikin sendiri,” sambung yang lain.
"Kayaknya si Ibu perlu pertolongan deh. Semoga keluarga atau orang terdekatnya peka," sambung lainnya.
"Sepertinya beliau delusi, seharusnya keluarga tidak membiarkan beliau terus2an seperti ini," sambar yang lain.
Meskipun Indah Permatasari dan Arie Kriting telah membina rumah tangga dan menjadi orangtua, nampaknya konflik dengan ibu Indah Permatasari masih berlanjut.