Meli 3GP, nama yang baru-baru ini menjadi sorotan media, membeberkan pengalamannya yang mengerikan dalam industri film porno alias bokep.
Anisa Tasya Amelia, yang lebih dikenal dengan nama Meli 3GP, dengan berani membagikan kisahnya tentang bagaimana ia terlibat dalam produksi film dewasa yang disutradarai oleh Irwansyah di Jakarta Selatan.
Kisah ini muncul setelah Meli diperiksa oleh penyidik Subdit Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya pada Selasa, 19 September 2023.
Pemeriksaan oleh penyidik Ditreskrimsus mengungkap fakta bahwa Meli 3GP menghadapi sekitar 38 pertanyaan terkait peran dan keterlibatannya dalam produksi film bokep yang kemudian disebarluaskan di situs berbayar, Kelassbintang.com.
"Aku udah trauma juga main di situ (Kelasbintang.com)," kata Meli 3GP, dikutip dari video yang diunggah ulang akun @lambe__danu pada Kamis (21/9/2023).
Meli juga menceritakan awal dirinya bisa masuk ke dalam industri film porno tersebut. Diakuinya, semua dimulai dengan sebuah pesan langsung atau direct message (DM) yang diterima oleh Meli 3GP melalui Instagram.
Dalam pesan tersebut, ia mengaku bahwa ia dipaksa hingga mengalami trauma yang mendalam ketika diminta untuk melakukan adegan membuka baju.
Saat pemeriksaan berlangsung, Meli 3GP membawa beberapa bukti yang mendukung klaimnya. Salah satu bukti yang ia sampaikan adalah cetakan kertas bukti transferan upah yang ia terima dari rumah produksi film Kelassbintang.com.
Meli 3GP menegaskan honor yang diterima tidak sebesar yang diakui para tersangka. Ia mengklaim hanya dibayar Rp1 juta sekali syuting dengan durasi 16 jam sejak pukul 11.00 hingga 03.00 WIB dini hari.
Baca Juga: Pakai Dress Belahan Dada Rendah, Lolly Anak Nikita Mirzani Dihujat: Kok Udah Begitu?
"Aku dipaksa melakukan semua adegan yang dia suruh dan tidak ada script sama sekali. Adegannya mulai dari aku disuruh buka baju sama dia dan itu banyak banget, semuanya emang disuruh sama dia," bebernya.
Setelah pengalaman traumatis ini, Meli 3GP juga mengaku bahwa ia sempat diajak untuk kembali bermain dalam film dengan tawaran bayaran yang lebih besar. Namun, ia tegas menolak tawaran tersebut dengan alasan traumatis dan adanya tekanan yang memaksanya.