Mahasiswa Indonesia Terdampak Inflasi Australia,Separuh Tunjangan Beasiswa Habis untuk Bayar Ko

Metro

Selasa, 05 Juli 2022 | 18:37 WIB
Mahasiswa Indonesia Terdampak Inflasi Australia,Separuh Tunjangan Beasiswa Habis untuk Bayar Ko
suara.com

Metro, Suara.com - Agung Sedayu tak pernah membayangkan akan nge-kost saat menempuh pendidikan di Monash University, Melbourne, Australia.

Saat ini ia menempati salah satu kamar di rumah berkamar lima. Selain kamar yang ditempati Agung dan keluarganya, tiga kamar lain ditempati dua mahasiswa lajang dan satu keluarga lainnya.

PegawaiKementerian Keuangan RI ini melanjutkan pendidikan master kebijakan publik dengan beasiswa dari LPDP, dengan tunjangan biaya hidup sebesar A$2.200 per bulan.

"Saya menghabiskan 1.030 dolar [Rp10 juta] sebulan untuk membayar sewa kost di sebuah rumah dekat kampus," jelas Agung kepada Farid Ibrahim dari ABC Indonesia.

Guna mencukupi kebutuhan hidupnya dan keluarga, istri Agung membantu bekerja lepas atau kasual.

Agung menambahkan, memasuki musim dingin di Melbourne saat ini, dia harus menyisihkan tambahan dana untuk biaya mesin pemanas udara.

Agung merupakan salah satu dari 13.050 mahasiswa asing asal Indonesia yang tercatat sebagai pemegang visa pelajar di Australia.Menurut data Departemen Pendidikan, Keterampilan, dan Lapangan Kerja, jumlah mahasiswa yang memegang visa pelajar di Australia tercatat sebanyak 456.811 orang selama periode Januari hingga April 2022.

Mahasiswa penerima beasiswa sepertiAgung Sedayu mengalami secara langsung dampak kenaikan biaya hidup di Australia.

"Ketika pada bulan Maret istri saya dan dua anak kami menyusul ke sini, saat itu saya bingung mencari tempat tinggal untuk keluarga, karena prosesnya ternyata lumayan rumit dan mahal," kata Agung.

baca juga

Ia jumemutuskan mengajukan permohonan homeschoolingyang tidak dikenakan biaya untuk anak-anaknya yang berusia 5 dan 10 tahun.

"Kami tidak mendapatkan exemption (pengecualian) dari biaya sekolah untuk kedua anak saya itu ... kalau mau dimasukkan ke sekolah di sini, saya diminta membayar sekitar Rp200 juta, yang mana saya tidak akan sanggup memenuhinya."

Bagi penerima beasiswa seperti Agung, uang beasiswa harus dikelola secara ketat, terutama pengeluaran untuk belanja makanan yang kini semakin mahal.

 "Untuk calon mahasiswa Indonesia yang berencana ke Australia, saya sarankan agar mereka yang belum bisa memasak untuk belajar memasak dari sekarang," kata Agung.

"Harga makanan di rumah makan Australia untuk level warung itu sangat mahal. Sekali makan bisa habis 15-20 dolar, yang setara dengan 150 - 200 ribu rupiah. Uang living allowance tidak akan cukup," ujarnya.

Agung mengaku sering ke pasar atau supermarket untuk berbelanja kebutuhan pokok terutama bumbu-bumbu untuk masakan Indonesia.

"Saya memperhatikan adanya kenaikan harga, misalnya untuk bumbu kemasan, pada dua minggu lalu masih di bawah 1 dolar. Sekarang sudah naik jadi 1,2 dolar per kemasan," paparnya.

Sebagai penerima beasiswa, ia berharap akan menerima dukungan finansial tambahan di tengah inflasi
 
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Kembali Sumbangkan Sapi Kurban untuk Seluruh Provinsi di Indonesia

Jokowi Kembali Sumbangkan Sapi Kurban untuk Seluruh Provinsi di Indonesia

Metro | Selasa, 05 Juli 2022 | 18:29 WIB

Shin Tae-yong Minta Publik Tak Bully Timnas U-19 di Media Sosial

Shin Tae-yong Minta Publik Tak Bully Timnas U-19 di Media Sosial

Sumbar | Selasa, 05 Juli 2022 | 18:15 WIB

Inflasi Turki Capai 78 Persen, Nilai Mata Uang Lira Terjun Bebas

Inflasi Turki Capai 78 Persen, Nilai Mata Uang Lira Terjun Bebas

Bisnis | Selasa, 05 Juli 2022 | 17:33 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×