Pelaku Parekraf Diajak Tangani Pengelolaan Sampah Makanan untuk Wujudkan Pariwisata Berkelanjutan

Metro | Suara.com

Jum'at, 08 Juli 2022 | 00:02 WIB
Pelaku Parekraf Diajak Tangani Pengelolaan Sampah Makanan untuk Wujudkan Pariwisata Berkelanjutan
Kemenprarekraf

Metro, Suara.com- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mengajak pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif untuk aktif berperan dalam penanganan sampah makanan (food loss and waste) pada sektor pariwisata dalam upaya mewujudkan pariwisata yang berkelanjutan

Hal tersebut disampaikannya dalam Focus Group Discussion (FGD) Pengelolaan Food Waste Pada Industri Pariwisata di The Patra Bali Resort & Villas, Kamis (7/7/2022). 

Sandiaga menegaskan komitmen Kemenparekraf/ Baparekraf untuk berperan aktif dalam upaya mengatasi isu perubahan iklim. Salah satunya dengan penyelenggaraan kegiatan FGD Pengelolaan Food Waste pada industri pariwisata yang dilaksanakan dengan berlandaskan pada arahan Presiden Republik Indonesia pada KTT G20 di Roma, Italia, dimana Indonesia melalui G20 ingin menjadi contoh dalam mengatasi perubahan iklim dan mengelola lingkungan secara berkelanjutan dengan tindakan nyata. 

“Hari ini kita memulai suatu langkah baru secara betul-betul all out, kita totalitas untuk menangani pariwistaa yang berkelanjutan. Kemenparekraf berupaya untuk mengatasi perubahan iklim yang berasal dari FLW dengan seluruh stakeholder industri pariwisata melalui inovasi, adaptasi, dan kolaborasi,” kata Menparekraf. 

Menurut data dari The Economist Intelligence mencatat Indonesia merupakan salah satu negara penghasil sampah makanan (food loss and waste) terbesar di dunia, selain Arab Saudi, dan Amerika Serikat.

Catatan tersebut juga didukung dari hasil kajian Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dengan sejumlah lembaga mengenai hasil studi komprehensif terkait Food Loss and Waste (FLW) di Indonesia pada 2021. 

Menurut kajian tersebut, sampah makanan yang terbuang di Indonesia sejak tahun 2000 hingga 2019 mencapai 23-48 juta ton per tahun atau setara 115-184 kilogram per kapita per tahun.

Besarnya intensitas makanan yang terbuang menjadi sampah tentu berdampak terhadap beberapa sektor seperti ekonomi, sosial, dan lingkungan. Akibat sampah makanan ini negara setidaknya mengalami kerugian ekonomi yang mencapai Rp213 - Rp551 triliun per tahun atau setara dengan 4-5 persen PDB Indonesia.

“Dengan penanganan sampah makanan kita menginginkan bisa mengatasi masalah masyarakat yang mulai terbebani masalah ekonomi. Kalau dilihat sangat ironis ya harga cabai mahal, bahan maknanan mahal tapi kita buang-buang di sini. Oleh karena itu harus ada perubahan perilaku,” pungkas Sandiaga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kualitas SDM Pariwisata Jadi Bahasan di Forum 28th ASEAN Plus India NTOs

Kualitas SDM Pariwisata Jadi Bahasan di Forum 28th ASEAN Plus India NTOs

| Kamis, 07 Juli 2022 | 12:01 WIB

Indonesia Dorong ASEAN Plus Three Tingkatkan Kolaborasi Bangkitkan Sektor Pariwisata Pascapandemi

Indonesia Dorong ASEAN Plus Three Tingkatkan Kolaborasi Bangkitkan Sektor Pariwisata Pascapandemi

| Kamis, 07 Juli 2022 | 00:08 WIB

Desa Wisata Nagari Pariangan Bersiap Jadi Destinasi Wisata Berkelanjutan

Desa Wisata Nagari Pariangan Bersiap Jadi Destinasi Wisata Berkelanjutan

| Kamis, 07 Juli 2022 | 00:01 WIB

Lewat Buku, Fizul Bangun Diskursus Pengelolaan Sampah dan Ekonomi Sirkular di Metro

Lewat Buku, Fizul Bangun Diskursus Pengelolaan Sampah dan Ekonomi Sirkular di Metro

| Rabu, 06 Juli 2022 | 17:07 WIB

Gandeng WIKA, Pemkot Bandar Lampung Olah Sampah TPA Bakung Jadi Briket

Gandeng WIKA, Pemkot Bandar Lampung Olah Sampah TPA Bakung Jadi Briket

| Rabu, 06 Juli 2022 | 12:21 WIB

Pemulihan Parekraf Melalui Desa Wisata dan Kampung Tematik Dibahas Kemenparekraf Bersama  DPR RI

Pemulihan Parekraf Melalui Desa Wisata dan Kampung Tematik Dibahas Kemenparekraf Bersama DPR RI

| Selasa, 05 Juli 2022 | 15:51 WIB

Terkini

Apa Itu Musinnah? Syarat Hewan Kurban yang Wajib Diketahui Umat Muslim

Apa Itu Musinnah? Syarat Hewan Kurban yang Wajib Diketahui Umat Muslim

Lifestyle | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:15 WIB

Level Baru Kuliner Jambi, Kopitiam Tetangga Hadirkan Rasa di Atas Rata-Rata

Level Baru Kuliner Jambi, Kopitiam Tetangga Hadirkan Rasa di Atas Rata-Rata

Your Say | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:14 WIB

35 Kode Redeem FF Terbaru 7 Mei 2026: Panen Hadiah SG Gurun hingga MP40 Cobra

35 Kode Redeem FF Terbaru 7 Mei 2026: Panen Hadiah SG Gurun hingga MP40 Cobra

Tekno | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:14 WIB

IHSG Lanjutkan Tren Penguatan Pagi Ini, Melesat ke Level 7.100

IHSG Lanjutkan Tren Penguatan Pagi Ini, Melesat ke Level 7.100

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:14 WIB

Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Terancam Hak Angket, DPR: Kepala Daerah Harus Sensitif Isu Publik

Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Terancam Hak Angket, DPR: Kepala Daerah Harus Sensitif Isu Publik

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:13 WIB

Bukan LCGC, Hatchback Jepang Irit Ini Cuma 60 Jutaan Tapi Kabinnya Ekstra Lega

Bukan LCGC, Hatchback Jepang Irit Ini Cuma 60 Jutaan Tapi Kabinnya Ekstra Lega

Otomotif | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:13 WIB

5 Rekomendasi Parfum Mykonos untuk Anak Sekolah, Segar Seharian Anti Bau Matahari

5 Rekomendasi Parfum Mykonos untuk Anak Sekolah, Segar Seharian Anti Bau Matahari

Lifestyle | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:13 WIB

Bye-bye Titip Absen! Pemprov Sulsel Gunakan Sistem Canggih Bisa Blokir ASN Curang

Bye-bye Titip Absen! Pemprov Sulsel Gunakan Sistem Canggih Bisa Blokir ASN Curang

Sulsel | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:11 WIB

Mimpi ke Disneyland Jepang Sirna: Warga Surabaya Kena Tipu Travel Rugi Rp500 Juta

Mimpi ke Disneyland Jepang Sirna: Warga Surabaya Kena Tipu Travel Rugi Rp500 Juta

Jatim | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:09 WIB

Bupati Cianjur Wahyu Ferdian Bercita-cita Cepat Meninggal

Bupati Cianjur Wahyu Ferdian Bercita-cita Cepat Meninggal

Entertainment | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:05 WIB