Suara.com - Skandal Jeffrey Epstein tak henti-hentinya membuka segudang kontroversi bombastis. Bak 'Kotak Pandora', terbongkarnya 'Epstein Files' turut menyeret nama-nama elit dunia.
Bahkan, ada beberapa berkas yang menyeret beberapa nama tokoh elit Tanah Air di bidang bisnis dan politik.
Dalam ribuan dokumen kejahatan Jeffrey Epstein tersebut, salah satu yang mencengangkan adalah tindak perdagangan seks anak di bawah umur.
'Epstein Files' bahkan menyebutkan ada transaksi untuk kain kiswah atau penutup Kabah yang mengarah ke Epstein.
Adapun setelah ditelusuri, beberapa berkas yang menyeret nama orang Indonesia tak tersangkut paut dengan tindak perilaku kejahatan seks oleh sosok ahli keuangan dari Amerika tersebut.
Terungkapnya 'Epstein Files' membuat orang-orang bertanya-tanya, lantas di mana keberadaan Epstein sekarang? Apakah Jeffrey Epstein masih hidup?
Mari simak kilas balik kasus Epstein hingga pada puncaknya yang mengubah nasib hidupnya.
Nasib Epstein setelah kasusnya terkuak
Terbongkarnya skandal seks Epstein merupakan hasil dari kegigihan para penyintas dan jurnalisme investigasi yang tajam selama puluhan tahun.
Baca Juga: Cara Jeffrey Epstein Masuk ke Lingkaran Kaum Elit Dunia, Berawal dari Guru Matematika

Semuanya bermula ketika orang tua dari seorang remaja berusia 14 tahun melapor ke Kepolisian Palm Beach, Florida, bahwa putri mereka dilecehkan di rumah mewah Epstein.
Investigasi polisi kemudian mengungkap pola perekrutan sistematis terhadap gadis-gadis di bawah umur.
Epstein sempat lepas dari jeratan hukum selama bertahun-tahun, hingga Jaksa Federal New York menangkap kembali Epstein atas tuduhan perdagangan seks anak di bawah umur.
Pengadilan mulai membuka dokumen-dokumen yang sebelumnya disegel dari kasus perdata Virginia Giuffre melawan Ghislaine Maxwell, rekan terdekat Jeffrey Epstein.
The Guardian melaporkan bahwa pembukaan ribuan halaman dokumen tersebut yang dinamakan Epstein Files dilakukan atas perintah hakim untuk transparansi publik mengenai jaringan sosialnya.
Penting untuk dipahami bahwa munculnya nama dalam dokumen ini tidak selalu berarti orang tersebut terlibat kriminal.