Metro, Suara.com-Jurnal Ilmiah Islam Futura (JIIF) terbitan Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Aceh yang berhasil menembus Scopus, salah satu indeks jurnal terpercaya tingkat dunia.
JIIF selama ini fokus pada penerbitan artikel yang berkenaan dengan ilmu-ilmu keislaman di Aceh dan Samudera Hindia.
“Tentu, ini merupakan hasil jerih payah, kolaborasi dan ketekunan semua pihak, baik pimpinan kampus UIN Aceh maupun para pengeloa Jurnal Ilmiah Islam Futura, yang luar biasa. Untuk itu, saya sampaikan selamat dan terima kasih yang tulus,” ujar Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Muhammad Ali Ramdhani, di Jakarta, Senin (8/8/2022).
Pria yang akrab disapa Kang Dhani ini mengibaratkan jurnal dan riset seperti permainan bola, dan capaian kualitas jurnal adalah golnya. Hasil-hasil riset yang bagus akan dipublikasikan pada jurnal yang bagus pula. Jika jurnalnya berkualitas, artinya hasil riset yang dipublikasikan juga bagus.
“Maka, seberapa banyak artikel yang terpublikasi dan seberapa banyak peraihan jurnal internasional bereputasi itu merupakan cetakan angka gol yang diraihnya,” ungkap guru besar UIN Bandung ini.
Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis), Amien Suyitno, melihat capaian yang diraih merupakan jerih payah dari konsistensi dan sejumlah program afirmasi Diktis. Di awal pandemi, Diktis terus mengintensifkan bimbingan dan pendampingan bagi para pengelola jurnal agar mampu meraih prestasi menjadi jurnal internasional bereputasi.
“Hari ini kita mulai memanennya, dan itu diharapkan berimplikasi pada semakin besarnya kontribusi PTKI untuk dunia,” ungkap Amien Suyitno.
Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Mujiburrahman, bersyukur atas capaian ini. Pihaknya menyampaikan apresiasi kepada tim JIIF karena sudah bekerja keras mengharumkan nama kampus.
"Rektor beserta seluruh unsur pimpinan UIN Ar-Raniry Banda Aceh menyampaikan selamat dan penghargaan yang tinggi kepada Pak Anton Widyanto dan seluruh Tim pengelola Jurnal Ilmiah Islam Futura, yang telah bekerja keras dan cerdas sehingga Jurnal Ilmiah Islam Futura mencapai predikat tinggi terindeks Scopus. Dan, saya melihat jurnal Futura ini menjadi salah satu motor penggerak Rumah Jurnal UIN Ar-Raniry," jelas Mujiburrahman.
Baca Juga: Lantik Ratusan Pejabat Fungsional,Sekjen Kemnaker Harap Akan Lahir Banyak Inovasi
UIN Ar-Raniry Banda Aceh kini memiliki dua jurnal internasional bereputasi, yakni Jurnal Samarah dan Jurnal Ilmiah Islam Futura. Selain itu, ada 27 jurnal lain yang terakreditasi nasional.
“Hingga saat ini total jurnal yang terakreditasi pada Sinta Kemendikbudristek di lingkungan UIN Ar-Raniry berjumlah 29 jurnal, yakni Sinta 1 sampai Sinta 5. Jumlah ini masih akan bertambah mengingat beberapa jurnal di lingkungan UIN Ar-Raniry sedang dalam masa pengajuan dan penilaian akreditasi,” ungkap Rektor.