Modal UMKM ASEAN Rebut Peluang Tren Perdagangan dan Ekonomi Lestari Ramah Lingkungan & Ramah Sosial

Metro

Selasa, 16 Agustus 2022 | 16:44 WIB
Modal UMKM ASEAN Rebut Peluang Tren Perdagangan dan Ekonomi Lestari Ramah Lingkungan & Ramah Sosial
Modal UMKM ASEAN Rebut Peluang Tren Perdagangan dan Ekonomi Lestari Ramah Lingkungan & Ramah Sosial (KemenkopUKM)

Metro, Suara.com- Mengusung tema utama “Recover Together with SMEs”, Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia bersama KADIN Indonesia bekerjasama dengan ASEAN Access Network Partners dari Lingkar Temu Kabupaten Lestari, Koalisi Ekonomi Membumi, BerSama, International Chamber of Commerce Indonesia dan GIZ menyelenggarakan sesi Market Talks  serta Virtual Matchmaking bertajuk “ASEAN Access: SMEs’ Digital Innovations toward a Sustainable Future”.

Kementerian Koperasi dan UKM memperkuat komitmennya untuk mendukung perkembangan daya saing UMKM Indonesia dan ASEAN di pasar regional dan global melalui pemanfaatan platform jejaring digital seperti ASEAN Access. ASEAN Access merupakan sebuah platform digital dimana para pelaku usaha dapat bertemu dengan mitra buyers/investor untuk memperkenalkan usaha mereka di pasar ASEAN.

Hanung Harimba Rachman selaku Deputi Bidang Usaha Kecil dan Menengah, Kementerian Koperasi dan UKM Indonesia menyampaikan “Kami berharap pelaku usaha Indonesia dan negara-negara ASEAN dapat berjejaring lebih luas, saling belajar dan saling mendukung dalam pengembangan usaha lewat platform ASEAN Access. Mekanisme digital ini harapannya mempermudah juga interaksi lintas negara secara global sesuai dengan prioritas Kementerian Koperasi dan UKM”.

Pesan senada juga disampaikan pembukaan Dr. Ilham Akbar Habibie selaku Presiden International Chamber of Commerce (ICC)  Indonesia yang menekankan bahwa transformasi digital diperlukan oleh UMKM untuk dijadikan alat manajemen yang efektif dan efisien.

Melalui sesi talk show interaktif - Market Talks, para peserta juga disajikan gambaran mengenai informasi perdagangan dan pasar di ASEAN dan global yang banyak memperhitungkan kriteria kelestarian sesuai prinsip keterlacakan (traceability) dan ESG (lingkungan, sosial & tata kelola) dalam pemilihan produk maupun jasa. Para praktisi juga berbagi kiat tentang persiapan pitching dengan buyers/investor serta berbagai kondisi pemungkin untuk mendukung UMKM yang bisa diprioritaskan pemerintah seperti akses pendanaan dan teknologi.

“Cerita otentik dari produk yang bisa menjamin bahwa proses produksinya ramah lingkungan dan ramah sosial sesungguhnya bisa menjadi keunggulan UMKM baik di pasar ASEAN maupun Eropa. Organisasi kami karenanya membangun program untuk membantu UMKM mengembangkan profil dan cerita baik-nya agar akses pasar mereka bisa semakin terbuka” ucap Eka Moncarré, founder dari Le Maison de  l'indonésie.

Hal ini didukung oleh pernyataan yang disampaikan M. Iskandar Rasyadi, Lewi’s Organic yang saat ini mengembangkan Fair Trade Scheme dan membantu UMKM & koperasi di penjuru Indonesia untuk mendapatkan berbagai sertifikasi lestari.

Berbagai jejaring pendukung di lingkup ASEAN juga disampaikan oleh Bernardino Vega selaku ASEAN Business Advisory Council (ABAC) Indonesia dan Nuraizah Samsul Baharin dari Madcat World Malaysia yang menekankan pentingnya untuk memanfaatkan mekanisme pendanaan mikro dan Fintech sebagai pendanaan alternatif UMKM untuk merebut pasar ASEAN.

Mylene Abica WomenBizPH dari Filipina menutup sesi Market Talk dengan memberikan kiat-kiat untuk melakukan pitching  dengan para calon buyers/investor “UMKM harus memiliki visi yang jelas dan model bisnis yang kredibel dengan menyertakan unsur berkelanjutan.  Kepercayaan mitra dan konsumen harus dibangun melalui semua aspek usaha bukan hanya melalui produk yang mereka tawarkan, termasuk lewat pemahaman penggunaan berbagai skema digital”

baca juga

Berlokasi secara virtual, acara ini dihadiri oleh lebih dari 80 peserta daring dari berbagai ASEAN. Peserta terdiri dari beragam pemangku kepentingan mulai dari pelaku UMKM, investor, pemerintah di tingkat nasional dan daerah serta mitra pembangunan ekosistem pemungkin (enabler).

Terdapat 24 UMKM yang terkurasi untuk dipertemukan dengan buyers/investor yang juga mendorong usaha dan investasi berkelanjutan lewat platform ASEAN Access. Lewat kegiatan ini, berhasil dijaring lebih dari 20 potensi kerjasama antara para buyers/investor, diantaranya yang juga langsung mengunjungi eksibisi galeri UMKM lestari di Bali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Refleksi HUT ke-77 Indonesia, Moeldoko Anggap Inisiatif Membajak Krisis Jokowi Terlaksana dengan Baik

Refleksi HUT ke-77 Indonesia, Moeldoko Anggap Inisiatif Membajak Krisis Jokowi Terlaksana dengan Baik

News | Selasa, 16 Agustus 2022 | 14:39 WIB

Presiden Jokowi Minta Decacorn dan Unicorn Bantu UMKM

Presiden Jokowi Minta Decacorn dan Unicorn Bantu UMKM

Bisnis | Selasa, 16 Agustus 2022 | 14:16 WIB

Pasar Lokal Suara UMKM Diapreasiasi Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki

Pasar Lokal Suara UMKM Diapreasiasi Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki

Poptren | Selasa, 16 Agustus 2022 | 13:51 WIB

Terkini

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Demi Jam Terbang, Persib Bandung Resmi Pinjamkan Henhen Herdiana ke PSM Makassar

Demi Jam Terbang, Persib Bandung Resmi Pinjamkan Henhen Herdiana ke PSM Makassar

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Bejad, Oknum Guru Ngaji di Kota Serang Asusila Gadis Berusia 9 Tahun

Bejad, Oknum Guru Ngaji di Kota Serang Asusila Gadis Berusia 9 Tahun

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:14 WIB

×