Metro, Suara.com - Kedatangan para bintang baru membuat posisi Cristiano Ronaldo di Manchester United nyaris tergeser. Dari empat laga Liga Inggris musim 2022-2023 saja, Ronaldo baru sekali dimainkan sebagai pemain inti atau starting eleven, sementara tiga laga lain sebagai pemain cadangan.
Menjawab pertanyaan publik, pelatih Man United Erik ten Hag menyatakan bahwa Ronaldo masih akan tetap di Old Trafford.
Ronaldo masih dipertahankan oleh manajemen Setan Merah menurut Erik ten Hag karena Man United memang masih butuh pemain yang bisa memperkuat lini depan.
“Tiadak hanya dari segi jumlah tetapi juga berdasarkan aspek kualitas, karena United turut terimbas pemadatan jadwal musim ini yang dilakukan demi menyambut Piala Dunia 2022 sebelum jeda pertengahan November mendatang,” ungkap Mantan pelatih Ajax itu.
Menurut Erik ten Hag, lini depan dan departemen serangan masih perlu diperkuat karena Man United memiliki banyak pertandingan untuk dilewati.
“Kami akan mulai melakoni tiga pertandingan sepekan, mungkin bermain tiap tiga atau empat hari,” papar Ten Hag lagi dalam pernyataan resminya yang dikutip pada Jumat (2/9/2022).
Lebih lanjut ia mengatakan, tensi pertandingan yang sedemikian padat itu tentu saja membuat para pemain depan lebih mudah kelelahan.
“Karena mereka harus lebih sering berlari, mereka bermain dengan intensitas tinggi. Itu yang kami harapkan sehingga kami butuh banyak pemain, bukan hanya dari segi jumlah, tetapi juga kualitas,” sambungnya lagi.
Erik ten Hag juga menegaskan masih akan memasukkan Ronaldo dalam rencananya, dengan harapan turut membantu menciptakan konsistensi permainan dalam setiap pertandingan yang dimainkan.
Baca Juga: Berbagai Fakta Antony, Bintang Baru Manchester United yang Bernilai 1,4 Triliun
“Seperti yang saya bilang, kami butuh pemain-pemain berkualitas dan Anda membutuhkan lebih banyak demi mengatasi semua pertandingan agar menjaga konsistensi. Itulah yang kami inginkan,” tegasnya.
Posisi Ronaldo dan Kedatangan Antony
Antony, nama ini sudah lama diidam-idamkan Erik ten Hag, pelatih Manchester United. Setelah perburuan panjang, pemain Ajax Amsterdam itu akhirnya berlabuh di Old Trafford. Nilai transfernya tidak main-main, 95 juta euro atau setara Rp1,4 triliun.
Belum selesai di angka itu, masih ada biaya tambahan sebesar 5 juta euro, atau untuk memindahkan pemain sayap itu butuh 100 juta euro. Nilai fantastis untuk seorang pemain yang dipuji-puji karena memiliki kontrol bola yang sangat baik itu.
Nilai Antony berbeda 5 juta euro dari Paul Pogba saat dibawa ke Man United dari Juventus pda 2016 lalu. MU rela merogoh kocek hingga 105 juta euro (Rp1,6 triliun) untuk seorang Pogba. Dengan kata lain, Antony menjadi pemain termahal kedua di Man United seteleh Pogba.
Padahal, harga Antony saat dibeli Ajax dari Sao Paulo pada awal 2020 lalu hanya 20 juta euro (Rp300 miliar). Maka dengan nilai transfer yang fantastis itu, seberapa besar harapan Setan Merah kepada Antony?