Mari kita lihat sejumlah fakta pemain yang dinilai cukup bersinar bersama Ajax itu, setelah selama dua musim bermain dalam 85 laga dan bisa menyumbangkan 25 gol dengan 20 assist. Dari penampilannya di semua kompetisi itulah sejumlah tim sudah mengincarnya.
Selain Manchester United, Liverpool dan Bayern Munchen juga tertarik mendatangkan Antony. Nah, di Man United, Antony harusnya bisa juga bermain impresif di bawah asuhan Erik ten Hag. Apalagi meski posisi asli Antony sebagai pemain sayap kanan, ia dominan menggunakan kaki kiri.
Pergerakannya yang aktif dan akselerasi tinggi kerap membuat pertahanan lawan hancur, karena selain bisa mengumpan dia juga bisa langsung menembak setelah masuk.
Antony juga pemain yang baik dalam mendribel bola, kontrol jarak dekatnya sangat mumpuni dan kecepatannya sunggu mengagumkan.
Namun ada juga kelemahannya, ia cukup boros dengan tembakan serta pengambilan keputusannya juga kurang baik. Antony yang masih muda diharapkan bisa segera beradaptasi dengan atmosfer di Liga Inggris yang sangat berbeda jauh dengan Liga Belanda.
Antony dibutuhkan karena Erik ten Hag butuh penyerang sayap serbaguna. Sayap kanan Man United kemungkinan akan diisi Antony, meski harus bersaing dengan sejumlah pemain yang lebih dahulu ada, seperti Rashford dan Sancho.
Setelah kedatangan Antony, apakah Man United bisa kembali bangkit setelah masih ada di papan tengah klasemen Liga Inggris? (*)