Kemendikbudristek Harapkan Kebudayaan Jadi Sumber Inspirasi Kehidupan Berkelanjutan

Metro | Suara.com

Sabtu, 10 September 2022 | 13:43 WIB
Kemendikbudristek Harapkan Kebudayaan Jadi Sumber Inspirasi Kehidupan Berkelanjutan
Kemendikbudristek Harapkan Kebudayaan Jadi Sumber Inspirasi Kehidupan Berkelanjutan (Kemdikbudristek)

Metro, Suara.com- Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) siap menyelenggarakan pertemuan para Menteri bidang kebudayaan  sebagai bagian dari rangkaian Presidensi Indonesia dalam G20  di Kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah pada tanggal 12 – 13 September 2022.

Koordinator G20 Bidang Kebudayaan, Ananto Kusuma Seta mengatakan bahwa berbeda dengan penyelenggaraan Presidensi G20 pada umumnya, di mana para Menteri di sektor ekonomi yang melakukan persidangan intens. Namun, pada tahun ini terjadi hal yang berbeda, para Menteri di bidang kebudayaan duduk bersama membahas pemulihan dan penguatan kebudayaan untuk kehidupan berkelanjutan.

“Dunia menyadari untuk menyelesaikan permasalahan dunia tidak hanya berbasis ilmu dan teknologi, tetapi terasa kurang lengkap tanpa menghadirkan sisi kebudayaan,” ujar Ananto Kusuma Seta.

Ananto mengatakan Indonesia hendak menawarkan sesuatu yang baru kepada dunia. “Berbagai negara anggota G20 telah menunjukkan komitmennya untuk hadir secara fisik di Borobudur untuk diskusi bersama mengenai pengembangan kebudayaan berkelanjutan,” ungkapnya.

“G20 bukan hanya para Menteri duduk di ruang sidang, namun ditampilkan pula pertunjukan kebudayaan sebagai perwujudan misi kebudayaan Indonesia kepada dunia,” imbuh Ananto.

Terkait pemulihan kebudayaan di masa mendatang, Kemendikbudristek menawarkan langkah konkret dalam G20 bidang kebudayaan, yakni inisiasi Indonesia yaitu Dana Global Pemulihan Seni dan Budaya (Global Art and Culture Recovery Fund) yang akan didiskusikan di dalam pertemuan tingkat menteri tersebut.

“Selain itu, Indonesia mendorong adanya persepsi bersama yaitu urusan kebudayaan menjadi urusan bersama, bukan hanya urusan individu, sehingga pendekatan kebudayaan bersifat multi disiplin ilmu,” jelas Ananto seraya memohon doa restu dari masyarakat Indonesia agar pelaksanaan pertemuan G20 bidang kebudayaan yang akan berlangsung di Candi Borobudur tersebut berlangsung sukses.

Direktur Perfilman, Musik, dan Media, Ahmad Mahendra menjelaskan bahwa saat ini diperlukan kearifan lokal berbasis budaya untuk hidup bersanding dengan alam. “Kebudayaan muncul karena adanya adaptasi manusia dengan alam. Indonesia sebagai negara yang memiliki banyak kearifan lokal menawarkan berbagai ragam upaya mempromosikan kebudayaan untuk kehidupan berkelanjutan,” jelasnya.

Di dalam pertemuan G20 bidang kebudayaan juga akan dilangsungkan ritual Ruwatan Bumi, ritual yang menyiratkan pesan kepada umat manusia untuk menjaga bumi, tempat bernaungnya berbagai makhluk hidup. “Ruwatan Bumi menjadi bagian penting karena tidak hanya melibatkan masyarakat adat di sekitar Borobudur namun juga masyarakat adat di seluruh Indonesia. Di dalam Ruwatan Bumi tersebut akan dipanjatkan doa-doa dari Indonesia untuk dunia,” kata Mahendra.

Sebagai upaya mempromosikan kebudayaan untuk kehidupan berkelanjutan, Kemendikbudristek selalu berupaya menjaga kebudayaan bukan hanya secara fisik, namun dalam hal menjaga kebudayaan dari sisi nilai (value) juga menjadi penting.

“Hal tersebut yang mendorong Kemendikbudristek menggelar Festival Indonesia Bertutur 2022 yang bertepatan dengan pertemuan menteri kebudayaan G20, tidak sekedar pertunjukan tetapi ada makna dan pesan yang relevan dengan masa kini dan masa depan,” ungkap Mahendra.

Melalui tema yang diangkat di Festival Indonesia Bertutur, yakni Mengalami Masa Lalu, Menumbuhkan Masa Depan, Kemendikbudristek berharap masyarakat dapat memaknai kembali dan memahami hubungan antara peristiwa yang terjadi di masa lalu dalam konteks masa sekarang dan masa mendatang. “Karya-karya tersebut akan memberikan pengalaman hasil narasi dan inspirasi dari cagar budaya yang disesuaikan dengan konteks saat ini,” tutur Ahmad Mahendra.

Festival Indonesia Bertutur 2022 akan menarasikan 20 Cagar Budaya/Situs dari masa prasejarah Majapahit, di mana cagar budaya tersebut dapat ditarik sebagai bahan pembelajaran bagi masyarakat. Cagar budaya tersebut yaitu Sangiran, Liang Bua, Leang-Leang, Gugus Misool (Raja Ampat), Sangkulirang, Lore Lindu, Kutai, Tarumanegara, Kompleks Dieng, Borobudur, Candi Mendut, Candi Pawon, Prambanan, Candi Gunung Kawi, Muara Takus, Muaro Jambi, Candi Jago, Candi Singosari, Trowulan, dan Candi Bahal.

“Hasil narasi tersebut akan diwujudkan dalam bentuk aktraktif seperti Selametan, Festival Cahaya, video pemetaan (mapping) seni pertunjukan dan instalasi, pertunjukan seni kontemporer serta Festival Film Tari. Harapannya, masyarakat yang akan menikmati Festival Indonesia Bertutur akan mendapatkan edukasi, inspirasi dan pengalaman,” ucap Ahmad Mahendra.

Berbagai praktik kebudayaan di Indonesia telah ditayangkan di platform Indonesiana TV. Koordinator Umum Indonesiana TV, Heni Wiradimaja mengungkapkan bahwa khusus untuk acara G20 bidang kebudayaan, selain menayangkan secara langsung keseluruhan Festival Indonesia Bertutur 2022, turut pula ditayangkan Konser band Senyawa, Ruwatan Bumi dan Orkestra.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Peringati Hari Aksara Internasional, Kemendikbudristek Beri Penghargaan Pegiat Keaksaraan dan Literasi Masyarakat

Peringati Hari Aksara Internasional, Kemendikbudristek Beri Penghargaan Pegiat Keaksaraan dan Literasi Masyarakat

| Jum'at, 09 September 2022 | 19:07 WIB

Terkini

Update Repatriasi Jenazah Prajurit TNI, Upacara Pelepasan PBB di Beirut Digelar Hari Ini

Update Repatriasi Jenazah Prajurit TNI, Upacara Pelepasan PBB di Beirut Digelar Hari Ini

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:06 WIB

5 Urutan Skincare Malam Glad2Glow Agar Glowing saat Bangun Tidur

5 Urutan Skincare Malam Glad2Glow Agar Glowing saat Bangun Tidur

Lifestyle | Kamis, 02 April 2026 | 12:05 WIB

Krisis Selat Hormuz Makin Panas, Uni Emirat Arab Desak PBB Gunakan Kekuatan Militer Hadapi Blokade

Krisis Selat Hormuz Makin Panas, Uni Emirat Arab Desak PBB Gunakan Kekuatan Militer Hadapi Blokade

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:05 WIB

Dianggap Serba Bisa, Viral Damkar Tuban Diminta Siram Ladang Jagung

Dianggap Serba Bisa, Viral Damkar Tuban Diminta Siram Ladang Jagung

Entertainment | Kamis, 02 April 2026 | 12:04 WIB

'Dua Menit Langsung Meledak', Cerita Mencekam Detik-detik Picu Kebakaran SPBE Cimuning

'Dua Menit Langsung Meledak', Cerita Mencekam Detik-detik Picu Kebakaran SPBE Cimuning

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:02 WIB

Review Serial Virgin River Season 7: Sebuah Cerita Hangat nan Menegangkan

Review Serial Virgin River Season 7: Sebuah Cerita Hangat nan Menegangkan

Your Say | Kamis, 02 April 2026 | 12:00 WIB

Nasib Jomplang Ranking FIFA Terbaru Timnas Indonesia dengan Malaysia, Sang Harimau Terjun!

Nasib Jomplang Ranking FIFA Terbaru Timnas Indonesia dengan Malaysia, Sang Harimau Terjun!

Bola | Kamis, 02 April 2026 | 12:00 WIB

7 Video Kepanikan Warga Setelah Gempa Sulut M 7,6: Ada Tsunami hingga Bangunan Rusak

7 Video Kepanikan Warga Setelah Gempa Sulut M 7,6: Ada Tsunami hingga Bangunan Rusak

Tekno | Kamis, 02 April 2026 | 11:59 WIB

Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih

Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih

News | Kamis, 02 April 2026 | 11:58 WIB

Korban Kebakaran SPBE Cimuning Masih Biayai Pengobatan Sendiri, Keluarga Tunggu Kepastian

Korban Kebakaran SPBE Cimuning Masih Biayai Pengobatan Sendiri, Keluarga Tunggu Kepastian

News | Kamis, 02 April 2026 | 11:57 WIB