Content creator Gita Savitri menuai banyak kritikan pasca kembali menggembar-gemborkan prinsip childfree alias tidak mau punya anak yang dianutnya.
Bahkan Gitasav sempat menyebut tidak punya anak sebagai cara alamiah untuk tetap awet muda, memiliki anak sebagai bentuk beban alih-alih anugerah, hingga mengejek warganet stunting lantaran terlibat perdebatan panas dengannya.
Tentu saja perangai wanita yang bermukim di Jerman ini semakin membuatnya menjadi bulan-bulanan publik. Bukan hanya Gitasav, sosok suaminya, Paul Partohap juga ikut disorot publik.
Banyak warganet yang menduga Paul tidak benar-benar menerima keputusan Gitasav, padahal faktanya dia sudah sepakat dengan sang istri untuk tidak memiliki anak.
Hal ini seperti ditekankan Gitasav dan Paul dalam tayangan unggahan kanal YouTube Kick Andy Show pada 13 Juni 2022. Keduanya menegaskan sudah mantap untuk tidak memiliki anak dalam pernikahan mereka.
Namun Paul tak menutupi ada satu pihak yang menolak keputusannya dan istri, yakni ibunya alias ibu mertua Gitasav. Musisi berkacamata itu menyebut ibunya tidak langsung menerima keputusan yang dibuat anak dan menantunya.
"Satu aja lah, satu," kata Paul, menirukan upaya ibunya bernegosiasi dengan dirinya saat itu, dikutip pada Minggu (12/2/2023).
"Masa nggak ada satupun?" sambung Paul, merujuk pada besarnya keinginan sang ibu agar dia dan Gitasav memiliki setidaknya satu saja anak alias memberikan seorang cucu saja di keluarga mereka.
Bukan tanpa alasan. Anak Paul dan Gitasav tentu diharapkan menjadi penerus marga, apalagi karena sang musisi merupakan anak sekaligus cucu pertama di keluarganya.
Baca Juga: Mau Nonton Gita Cinta dari SMA Gratis Bukan LK21? Klik di Link Ini
"Kita harapan keluarga," ujar suami Gitasav tersebut.
Meski demikian, prinsip childfree yang dipegang Paul dan Gitasav ternyata tidak goyah. Mereka rupanya tetap mantap menjalankan pernikahan tanpa memiliki anak.
Baik Paul dan Gitasav sepakat untuk terus meyakinkan keluarga mereka bahwa kehidupan pernikahan yang bahagia tidak serta-merta ditentukan dari kehadiran seorang anak, tetapi mereka sendiri selaku suami istri lah yang mengetahui bagaimana cara menjemput kebahagiaan tersebut.