Ka'bah merupakan bangunan suci atau rumah Allah SWT yang menjadi kiblat atau arah ketika umat Muslim melakukan ibadah wajib shalat lima waktu
Namun apakah shalat menghadap Ka’bah sama dengan menyembah berhala bagi Muslim?
Dalam sebuah podcast bersama Onad, Habib Jafar menjelaskan bila Ka'bah tidak termasuk kepada berhala seperti umat agama lain yang menyembah patung atau benda mati.
"Ka'bah secara filosofis berarti persegi, bukan berarti Allah tinggal di sana. Tapi, Ka'bah adalah arah yang Allah tunjuk untuk jadi kiblat," ujar Habib Jafar, dikutip dari Bandung.suara.com, Kamis (13/4/2023).
![Onadio Leonardo atau Onad dan Habib Jafar [YouTube: Deddy Corbuzier]](https://media.suara.com/suara-partners/metro/thumbs/1200x675/2023/03/28/1-onadio-leonardo-atau-onad-dan-habib-jafar.jpg)
Ia mengatakan bahwa hanya karena Muslim beribadah menghadap Ka’bah, tidak lantas menjadikan kita menyembah kepada sebuah bangunan.
Adapun kegiatan seperti menyentuh dan memuji keagungan Ka’ bah bukanlah bagian dari ibadah atau berhala.
"Yang menjadi Ka’bah mulia dan istimewa karena Allah SWT sendiri yang menunjuknya menjadi demikian," sambungnya.
Selain itu, tidak ada umat Muslim yang sengaja membuat miniatur Ka’bah untuk kemudian disembah di rumah seperti berhala di masa lalu.
Baca Juga: Politisi PDIP Sebut Anies Mewariskan Banyak Masalah di Jakarta, Salah Satunya Gunduli Monas