Nama Rizky Billar turut terseret dalam kasus pencucian uang Rafael Alun setelah beredar kabar bahwa ayah Mario Dandy itu terkoneksi dengan artis berinisial R.
Terbaru, dikabarkan bahwa Rizky Billar terbukti bersalah dan menjadi tersangka kasus pencucian uang Rafael Alun. Hal itu menyebabkan KPK harus menyita mobil mewah milik Lesti Kejora.
Informasi itu sendiri dibagikan oleh kanal YouTube Vemi Liar. Akun itu mengunggah video singkat berjudul "MIRIS! TERNYATA RIZKY BILLAR TERSERET DALAM PENCUCIAN UANG, BARANG BUKTI UANG SEKOPER JADI BARANG BUKTI KPK, LESTI SEDIH?"
Sementara itu, dalam thumbnail terdapat narasi yang berbunyi, "Lesti marah mobil mewah miliknya disita KPK. Terungkap Rizky Billar ikut terlibat pencucian uang, Billar dapatkan uang sekoper hingga foto ini jadi bukti".
Tak hanya itu, foto yang digunakan dalam thumbnail memperlihatkan Lesti Kejora dengan ekspresi sedih serta Rizky Billar yang mengenakan baju tahanan berwarna oranye dan dikawal anggota kepolisian.
Video tersebut hingga kini telah ditonton sebanyak lebih dari 800 penayangan. Namun, benarkah KPK menyita mobil mewah Lesti Kejora karena Rizky Billar terbukti bersalah?
CEK FAKTA:
Setelah menonton video berdurasi 3 menit 50 detik tersebut, informasi yang dibagikan adalah salah. Sepanjang video, tidak ada bukti valid ataupun pernyataan resmi yang menyebut bahwa KPK menyita mobil mewah milik Lesti Kejora ataupun Rizky Billar yang terbukti terlibat dalam kasus pencucian uang.
Selain itu, tidak ada relevansi antara narasi yang dibacakan oleh narator dalam video dengan klaim judul yang tertera.
Narator dalam video tersebut hanya membahas reaksi Rizky Billar saat diisukan terlibat kasus pencucian uang.
Foto yang digunakan dalam thumbnail pun merupakan foto editan agar mendukung klaim pada judul.
Kesimpulan:
Berdasarkan pemaparan di atas, maka disimpulkan bahwa kabar KPK menyita mobil mewah Lesti Kejora dan Rizky Billar terseret kasus pencucian uang merupakan berita palsu atau hoaks.
Unggahan tersebut dapat dikategorikan sebagai misleading content karena antara isi dan judul video tidak memiliki keselarasan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].