Nama Devano Danendra terus menjadi sorotan usai dirinya mengunggah foto mengenakan aksesori mirip lambang salib.
Unggahan itu menyebabkan rumor soal Devano yang pindah agama terus berkembang hingga kini.
Belakangan ini, Devano yang disebut telah pindah keyakinan dikabarkan tetap datang untuk melakukan sungkeman kepada keluarganya di hari Lebaran.
Kabar ini dibagikan oleh kanal YouTube Hai Infotainment lewat video yang diunggah berjudul "Devano Tetap Rayakan Lebaran Meski Ada Perbedaan Sikap Anak Iis Dahlia Tuai Pujian".
Keterangan dalam thumbnail "Perbedaan Tak Membuat Devano Lupakan Keluarga Beginilah Moment Devano Sungkeman saat Lebaran".
Tampak potret Devano sedang sungkeman kepada kedua orang tuanya dengan latar belakang salib.
Lantas, benarkah Devano beda agama datag sungkeman di hari Lebaran?
Setelah menonton video berdurasi 2 menit 57 detik tersebut, tidak ada bukti valid ataupun pernyataan resmi yang menyatakan bahwa Devano pindah agama.
Narator menginformasikan isu Devano yang dikabarkan murtad dan sudah disanggah oleh sang ibunda Iis Dahlia.
Hal tersebut dipertegas dengan sungkeman yang dilakukan keluarga Iis Dahlia, termasuk Devano yang diunggah di akun Instagram Iis Dahlia.
Pengunggah video menampilkan cuplikan wawancara dengan Devano di berbagai media.
Hingga akhir video, tidak ada informasi kredibel yang dapat membuktikan klaim seperti yang tertera pada judul video.
Pengunggah video juga menggunakan foto yang telah direkayasa dalam thumbnail sehingga dapat menimbulkan opini atau asumsi menyesatkan.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Devano beda agama dan tetap datang sungkeman di hari Lebaran merupakan berita palsu atau hoaks.
Unggahan tersebut dapat dikategorikan sebagai misleading content karena antara isi video dengan judul yang ditulis tidak memiliki keselarasan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].