Sosok Ibu Ida Dayak beberapa waktu lalu menjadi perhatian publik berkat kehebatannya dalam menyembuhkan berbagai macam penyakit.
Dikabarkan bahwa kemampuan Ida Dayak terdengar hingga ke kancah internasional. Belakangan, beredar kabar bahwa Ida Dayak berhasil menyembuhkan penyakit seorang pendeta asal India yang terkena kutukan dewa. Hal ini membuat Ida Dayak trending di televisi India.
Informasi tersebut dibagikan oleh kanal YouTube Berita Artis yang mengunggah video berjudul "Trending di Televisi India - Ida Dayak Berhasil Sembuhkan Pendeta yang Menderita Sakit Puluhan Tahun".
Dalam thumbnail sendiri tampak potret Ida Dayak seolah sedang memegang tubuh seorang lelaki asal India dan di sebelahnya tampak pemuka agama setempat.
Disajikan dalam bentuk pemberitaan di TV India, video itu sendiri telah ditonton sebanyak lebih dari 5.700 penayangan.
Namun, benarkah klaim Ida Dayak berhasil menyembuhkan pendeta asal India?
CEK FAKTA:
Setelah menonton video berdurasi 5 menit 5 detik tersebut, tidak ada bukti valid ataupun informasi kredibel yang menyatakan bahwa Ida Dayak berhasil menyembuhkan pendeta yang menderita penyakit kutukan dewa.
Tidak ada penjelasan terkait Ida Dayak yang pergi ke India untuk menyembuhkan pendeta.
Baca Juga: Rizky Febian Ungkap Lina Jubaedah Pernah Cemburu Sule Mau Nikah Lagi, Sampai Ramal Tak Berjodoh
Narator dalam video hanya menyebutkan bahwa Ida Dayak menyembuhkan penyakit kutukan dewa yang diidap oleh pendeta asal India. Tetapi, narator tersebut tidak memberikan pernyataan resmi yang dapat membuktikan klaim tersebut.
Tak hanya itu, foto yang digunakan dalam thumbnail merupakan foto yang telah diedit. Dengan kata lain, isi video dengan judul yang tertera tidak memiliki keselarasan.
Kesimpulan:
Berdasarkan pemaparan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Ida Dayak berhasil menyembuhkan pendeta India merupakan berita palsu atau hoaks.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].