Kuat Maruf ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J. Dalam persidangan kasus tersebut, Kuat Ma'ruf diduga melakukan pelecehan terhadap istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.
Bahkan baru-baru ini dikabarkan Kuat Ma'ruf babak belur karena dihajar setelah berani selingkuh dengan Putri Candrawathi.
Kabar tersebut dibagikan oleh kanal YouTube BENANG MERAH. Akun itu mengunggah video berjudul "TAK TERTOLONGKAN KUAT M BERNASIB MENGENASKAN".
Sementara itu, dalam thumbnail video terdapat narasi yang berbunyi, "KM BUAT BABAK BELUR, SUDAH BERANI SELINGKUH DENGAN ISTRI SAMBO".
Pada thumbnail juga terlihat foto seorang lelaki yang babak belur dan memakai perban di bagian kepalanya. Lelaki tersebut dikeliling oleh banyak orang, termasuk anggota kepolisian. Sedangkan Putri Candrawathi tampak berdiri di sisi sebelah kiri.
Video itu hingga kini telah ditonton sebanyak lebih dari 1.100 penayangan. Namun, benarkah Kuat Ma'ruf dihajar hingga babak belur karena selingkuh dengan istri Ferdy Sambo?
CEK FAKTA:
Setelah menonton video berdurasi 8 menit 5 detik tersebut, klaim yang menyebutkan bahwa Kuat Ma'ruf babak belur dihajar karena selingkuh dengan Putri Candrawathi adalah salah.
Hingga akhir video, tidak ada bukti valid ataupun penjelasan secara resmi yang menyatakan bahwa Kuat Ma'ruf dihajar hingga babak belur karena berani selingkuh.
Baca Juga: 11 Potret Lamaran Rizky Febian dan Mahalini yang Sweet Abis, Agama Keduanya jadi Pertanyaan
Narator dalam video tersebut hanya memasukkan potongan video terkait proses persidangan kasus Ferdy Sambo cs serta dugaan adanya pelecehan seksual.
Tak hanya itu, foto yang digunakan dalam thumbnail merupakan hasil rekayasa. Faktanya, lelaki yang diperban dalam foto tersebut bukanlah Kuat Ma'ruf dan tidak ada hubungannya dengan kasus Ferdy Sambo.
Kesimpulan:
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Kuat Ma'ruf babak belur dihajar karena berani selingkuh dengan Putri Candrawathi merupakan berita palsu atau hoaks.
Isi video tidak memiliki keselarasan dengan judul dalam unggahan tersebut, sehingga dapat dikategorikan sebagai konten menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].