Sejak kasus dugaan KDRT yang dilaporkan Lesti Kejora terhadap sang suami Rizky Billar, keduanya jarang tampil di televisi.
SCTV Music Award merupakan kali pertama kemunculan Lesti Kejora di televisi.
Demi memastikan keamanan Lesti Kejora, beredar kabar jika Rizky Billar menyewa pengawal profesional.
Kabar ini diungkap lewat video yang diunggah di channel YouTube Umiinya Lubna.
"TAK BISA MENEMANI, PAPA BILLAR PASTIKAN KEAMANAN BUNDA LESTI DIJAGA BODYGUARD PROFESIONAL," keterangan pada judul video.
Sampul video menampilkan foto Lesti Kejora yang dikerumuni masyarakat, didampingi seorang pria berbadan kekar yang diklaim sebagai bodyguard profesional.
Sampai berita diturunkan, video itu telah ditonton sebanyak lebih dari 40.000 kali.
Namun, benarkah kabar tersebut?
Usai tim Metro Suara melakukan penelusuran, terlihat ketidakcocokan antara sampul, judul, dan isi video.
Narator menyampaikan postingan salah seorang netizen yang menuliskan soal pengawal Lesti Kejora bukan sembarangan.
"MasyaAllah nggak main-main ya pengawal bunLes, meskipun nggak bisa nemenin tapi, dia udah menyiapkan yang terbaik buat istrinya,"' tulis postingan tersebut.
Narator juga mengungkap seseorang yang diklaim sebagai pengawal Lesti Kejora yang disebut anggota TNI.
Pengunggah video juga hanya menampilkan cuplikan hadirnya Lesti Kejora dalam sebuah acara yang tampak dikawal seorang pria berbadan kekar.
Hingga akhir tidak ada informasi valid atau pernyataan resmi seputar Rizky Billar menyewa pengawal profesional demi memastikan keamanan Lesti Kejora dalam menghadiri SCTV Music Award.
KESIMPULAN
Dari uraian di atas, video berjudul "TAK BISA MENEMANI, PAPA BILLAR PASTIKAN KEAMANAN BUNDA LESTI DIJAGA BODYGUARD PROFESIONAL" adalah tidak benar alias hoaks.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].