Mario Dandy Dipindahkan ke Lapas Salemba Karena Rutan Cipinang Terlalu Padat

Metro

Selasa, 30 Mei 2023 | 22:08 WIB
Mario Dandy Dipindahkan ke Lapas Salemba Karena Rutan Cipinang Terlalu Padat
Mario Dandy Satriyo (20), tersangka kasus penganiayaan David Ozora dipindahkan ke Lapas Salemba pada Selasa (30/5/2023). ((Suara.com/M Yasir))

Mario Dandy Satriyo dan Shane Lukas - dua tersangka kasus penganiayaan berat David Ozora - dipindahkan ke Lapas Salemba karena Rutan Cipinang sudah terlalu padat.

Humas Direktorat Jenderal Permasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM, Rika Aprianti pada Selasa (30/5/2023) mengatakan Rutan Cipinang sudah berisi 3.415 tahanan.

"Pemindahan dilakukan berdasarkan pertimbangan Kantor Willayah Kemenkumham Jakarta sebagai bagian dari deteksi dini serta karena kondisi Rutan Cipinang yang sangat overcrowding hampir 300 persen," kata Rika.

Selain Mario dan Shane, para tahanan lainnya juga bakal dipindahkan dari Rutan Cipinang.

Diketahui, Mario Dandy dan Shane Lukas, dipindahkan ke Lapas Salemba, Jakarta Pusat, dari Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Cipinang, Jakarta Timur. Pemindahan itu dilakukan pada Selasa (30/5/2023) sore.

Uniknya pemindahan itu dilakukan setelah muncul rumor bahwa Mario Dandy menikmati perlakukan istimewa di Rutan Cipinang. Rumor ini sudah dibantah oleh Kepala Rutan Cipinang, Sukarno Ali.

"Mario Dandy pada sore hari ini, 30 Mei 2023 telah dipindahkan bersama 19 warga binaan lain ke Lapas Salemba. Keduanya (Mario dan Shane dipindahkan)," ujar Rika.

Lebih lanjut, Rika menyampaikan Mario dan Shane ditempatkan di kamar pengenalan bersama 19 orang tahanan lainnya.

Bantah nikmati perlakuan istimewa

Sebelumnya pada Selasa, Kepala Rutan Cipinang Sukarno Ali membantah Mario Dandy Satriyo mendapatkan sel khusus atau istimewa.
 
Sukarno mengatakan semua tahanan baru yang tengah menjalani pengadilan tetap diterima sesuai dengan standar operasi prosedur (SOP) yang berlaku.

"Pelaksanaan penerimaan dan penempatan tahanan baru sesuai SOP," kata Sukarno ketika dikonfirmasi wartawan di Jakarta.

Sebelumnya rumor Mario Dandy peroleh keistimewaan di Cipinang tersebar di Twitter. Meski belum ada bukti untuk memperkuat tudingan tersebut.
 
Sukarno mengatakan selama masa pengenalan Mario ditempatkan di blok Mapenaling  atau dikenal sebagai blok bagi tahanan baru untuk memahami kondisi dan aturan rutan yang berlaku, jelas Sukarno.
 
"Untuk penempatan di blok Mapenaling," ujar Sukarno.

Selain karena kasus penganiayaan sadis yang dilakukan, Mario Dandy banyak disorot karena kerap bikin ulah selama proses hukum. Terbaru ia terlihat bisa memasang sendiri borgol ke tangannya saat dalam tahanan Polda Metro Jaya.

Polda Metro Jaya, yang membantah adanya perlakuan khusus untuk Mario, mengatakan video viral yang menggambarkan anak mantan pejabat pajak itu memasang borgol di tangan sendiri itu sebagai hasil editan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ditjen PAS Tegaskan Tak Ada Perlakuan Khusus Buat Mario Dandy di Rutan Cipinang

Ditjen PAS Tegaskan Tak Ada Perlakuan Khusus Buat Mario Dandy di Rutan Cipinang

News | Selasa, 30 Mei 2023 | 13:41 WIB

Viral Borgol Plastik Mario Dandy Satriyo Bisa Buka-Pasang Mandiri, Lemkapi Tanggapi Permintaan Maaf Kapolda Metro Jaya

Viral Borgol Plastik Mario Dandy Satriyo Bisa Buka-Pasang Mandiri, Lemkapi Tanggapi Permintaan Maaf Kapolda Metro Jaya

Metro | Selasa, 30 Mei 2023 | 13:18 WIB

Jelang Diadili Kasus David, Mario Dandy Tidur Satu Sel Bareng 16 Tahanan Lain di Rutan Cipinang

Jelang Diadili Kasus David, Mario Dandy Tidur Satu Sel Bareng 16 Tahanan Lain di Rutan Cipinang

News | Selasa, 30 Mei 2023 | 12:54 WIB

Terkini

InJourney Semarakkan ASTINDO Travel Fair 2026 dengan Deretan Promo Eksklusif

InJourney Semarakkan ASTINDO Travel Fair 2026 dengan Deretan Promo Eksklusif

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:35 WIB

Warna Earth Tone untuk Rumah Bawa Keberuntungan, Ini Cara Menerapkannya sesuai Feng Shui

Warna Earth Tone untuk Rumah Bawa Keberuntungan, Ini Cara Menerapkannya sesuai Feng Shui

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:35 WIB

Review Film A New Dawn: Potret Puitis Perubahan Zaman dan Kenangan Manusia

Review Film A New Dawn: Potret Puitis Perubahan Zaman dan Kenangan Manusia

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:30 WIB

Indonesia Tak Baik-baik Saja, Guru Besar UGM Soroti Ketimpangan dan Dominasi Oligarki

Indonesia Tak Baik-baik Saja, Guru Besar UGM Soroti Ketimpangan dan Dominasi Oligarki

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:26 WIB

Nonton Film di Rumah Makin Sinematik, Teknologi LG Tampilkan Gambar Sesuai Visi Kreator

Nonton Film di Rumah Makin Sinematik, Teknologi LG Tampilkan Gambar Sesuai Visi Kreator

Tekno | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:26 WIB

42 Amplop Muncul Saat Pencairan Dana BOS di Lubuk Linggau, 3 Pegawai Dibebastugaskan

42 Amplop Muncul Saat Pencairan Dana BOS di Lubuk Linggau, 3 Pegawai Dibebastugaskan

Sumsel | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:22 WIB

Jelang Muktamar Ke-35, KH Miftachul Ahyar Tinjau Kesiapan di Tambakberas

Jelang Muktamar Ke-35, KH Miftachul Ahyar Tinjau Kesiapan di Tambakberas

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:20 WIB

Bagaimana Cara Kerja Magnet dan Sifat-sifatnya? Ini Penjelasannya

Bagaimana Cara Kerja Magnet dan Sifat-sifatnya? Ini Penjelasannya

Tekno | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:20 WIB

Hadapi Badai Efisiensi, Local Media Community Makassar Dorong Diversifikasi Bisnis

Hadapi Badai Efisiensi, Local Media Community Makassar Dorong Diversifikasi Bisnis

Foto | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:12 WIB

Ritual Berujung Petaka di Bone: ASN Ngamuk Ngaku Arung Palakka Terpaksa Diikat di Pohon

Ritual Berujung Petaka di Bone: ASN Ngamuk Ngaku Arung Palakka Terpaksa Diikat di Pohon

Sulsel | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:11 WIB

×