Kuasa hukum Inge Anugrah terus berusaha memperjuangkan hak-hak nafkah bulanan kliennya yang konon tidak pernah diberikan selama 17 tahun menikah dengan Ari Wibowo. Diketahui masalah uang bulanan ini juga yang membuat Ari kemudian dicap sebagai suami pelit oleh warganet.
Salah satu langkah yang ditempuh Petrus Bala Pattyona cs adalah dengan menuntut Ari untuk membayar senilai Rp1 miliar 30 juta, dengan rincian uang bulanan sebesar Rp5 juta dikali masa pernikahan mereka sejak tahun 2006.
Lalu apa kata Ari menanggapi hal tersebut? Dilihat di akun TikTok @keluargakecildijerman, aktor blasteran Indonesia dan Jerman itu mengaku belum tahu mengenai adanya gugatan tersebut.
"Saya belum baca dan ginilah, biarkan proses pengadilan, proses perceraian itu kan masih berjalan. Semua itu akan diselesaikan dalam sidang tertutup, bukan diselesaikan di luar peradilan," kata Ari.
"Jadi mau ngomong apa, minta apa, itu kan ada hakim yang akan menentukan semuanya. Itu kan jalur yang benar dan kita ikuti saja," sambungnya, seperti dikutip pada Selasa (20/6/2023).
Ari sendiri terlihat banyak tersenyum menanggapi gugatan Inge tersebut, sekaligus menegaskan bahwa dirinya akan tetap menunggu hasil putusan pengadilan nantinya.
"Ada hal-hal yang tidak bisa saya ceritakan karena itu urusan pribadi, tapi biarlah itu semua diselesaikan di pengadilan," tegas Ari.
Sebelumnya rencana kubu Inge untuk menuntut uang Rp1 miliar ini sudah pernah disampaikan di podcast dr Richard Lee. Petrus menyebut uang tersebut sebagai nafkah lampau.
"Karena selama ini perkawinan antara Pak Ari dan Bu Inge istilahnya pisah harta, dan selama ini Bu Inge tidak pernah diberi uang pribadinya, maka dalam jawaban saya kepada hakim suami wajib memberikan nafkah lampau," terang Petrus.
Baca Juga: Cerai dari Ari Wibowo, Inge Anugrah Tuntut Rp 1 Miliar hingga Apartemen
Nafkah lampau sendiri adalah hak istri yang lalai dipenuhi oleh suami selama masa pernikahan. "Yang kalau kita total misalnya sebulan Rp5 juta dan pernikahan mereka berlangsung selama 200 bulan, (total) bisa Rp1 miliar," pungkasnya.