Raffi Ahmad secara mengejutkan menampilkan podcast permintaan maafnya kepada Jeje Govinda atas apa yang dilakukan adiknya Syahnaz Sadiqah yang berselingkuh dengan Rendy Kjaernettt.
Video itu menampilkan permohonan maaf Raffi kepada Jeje dan bahkan sempat merasa malu berhadapan dengan adik iparnya itu.
Tidak hanya itu, video itu juga menampilkan curhatan isi hati Jeje Govinda sejak awal mengetahui perselingkuhan sang istri.
Bahkan, dia mengaku tidak marah kepada Syahnaz begitu mengetahui aksi perselingkuhan itu dan justru mengoreksi dirinya, serta menyalahi dirinya sendiri.
Pakar mikro ekspresi Kirdi Putra memiliki pandangan sendiri akan video yang ditampilkan kakak adik ipar itu.
"Menurut saya, itu mengarahkan masyarakat soal citranya Jeje sih," ujarnya dalam kanal YouTube Intens Investigasi, dikutip Senin (7/8/2023).
![Jeje Govinda. [[Instagram/ritchieismail]]](https://media.suara.com/suara-partners/metro/thumbs/1200x675/2023/07/05/1-jeje-govinda-instagramritchieismail.jpg)
Dia mengungkapkan jika hadirnya video itu adalah momen bagi Jeje untuk mengklarifikasi berbagai berita miring yang menimpanya karena respons dari diselingkuhi Syahnaz.
"Itu momen Jeje menggnakan kesempatan itu mengklarifikasi opini miring seputar dirinya, seperti disebut laki-laki lembek dan lain sebagainya," terang Kirdi.
Bahkan, dari sudut pandangnya, kata-kata yang dikeluarkan drumer Band Govinda itu justru untuk menyanjung dirinya sendiri.
Baca Juga: 6 Potret Seksi Anya Geraldine Main Tenis, Mana Favoritmu?
"Ada kata-kata 'temen-temen juga bilang gitu', itu secara tidak langsung menyanjung diri sendiri," ucapnya.
Kirdi menilai, video itu dimanfaatkan Raffi Ahmad untuk mengangkat Jeje Govinda dari keterpurukannya.
"Supaya nggak salah, supaya nggak dibully lagi, momen itu untuk mengangkat Jeje dari keterpurukannya yang ada," katanya.
Di akhir video pun, adegan pelukan kakak adik ipar ini menjadi pertanyaan banyak pihak.
Menurut Kirdi hal itu dianggap sebagai penutup akhir yang keren saja.
"Paling keren kan pelukan begitu ya. Itu pelukan estetik aja, bagus aja," pungkasnya.