FIFA dikabarkan menobatkan Jakarta International Stadium (JIS) sebagai stadion nomor satu di dunia. Tetapi, kabar yang disebarkan oleh kanal YouTube Independent News itu merupakan berita palsu atau disinformasi.
Akun YouTube tersebut terpantau mengunggah video berdurasi 5 menit 3 detik dengan judul "JIS DI MINTA FIFA!! FASILITAS MEWAH, FITUR CANGGIH, HANYA ADA DI INDONESIA, santiago bernabeu".
Pada thumbnail video terdapat keterangan serupa yang menyebutkan bahwa JIS menjadi stadion nomor satu dunia karena memiliki fasilitas dan fitur yang serba canggih.
Hingga artikel ini ditulis, video itu telah disaksikan sebanyak lebih dari 12.000 penayangan. Lantas, benarkah FIFA menobatkan JIS sebagai stadion nomor satu di dunia?
![Benarkah FIFA menobatkan JIS sebagai stadion nomor 1 di dunia. [[YouTube/Independent News]]](https://media.suara.com/suara-partners/metro/thumbs/1200x675/2023/08/10/1-benarkah-fifa-menobatkan-jis-sebagai-stadion-nomor-1-di-dunia.jpg)
PENJELASAN:
Setelah menonton video tersebut, narator sama sekali tidak menunjukkan adanya bukti valid yang menyebut bahwa FIFA menobatkan JIS sebagai stadion nomor satu di dunia.
Narator hanya membahas beberapa informasi seputar fasilitas mewah dan fitur canggih di JIS, seperti sistem atap buka tutup, kapasitas super besar, hingga memiliki layar lebar yang sangat besar.
Tetapi hingga akhir video, tidak ada penjelasan yang sesuai dengan klaim di atas. Artinya, isi video terbukti tidak sesuai dengan judul yang tertera.
Unggahan yang menyebutkan bahwa FIFA menobatkan JIS sebagai stadion nomor satu di dunia adalah berita hoaks.
Baca Juga: Arya Saloka Susul Amanda Manopo ke MNC Group untuk Persiapan Acara Live Malam Ini, Benarkah?
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].