Denise Chariesta seolah tidak berhenti menuai kontroversi saat sedang hamil tanpa suami. Kali ini karena Denise yang memberi jawaban cukup tidak terduga kala ditanya reaksinya apabila didekati seorang pria.
Denise terlihat menjawab pertanyaan warganet melalui Instagram Story-nya. Warganet rupanya penasaran bagaimana reaksi Denise apabila dirinya diajak berhubungan serius dengan pria yang beda agama dan gajinya tidak seberapa.
"Misalnya ada cowo yang mau serius sama ka denis tapi dia cuma digaji 10 juta & beda agama, gimana ka?" begitulah pertanyaan yang disampaikan warganet, dikutip dari akun TikTok @videonya.viral.lagi, Senin (14/8/2023).
Selebgram yang diduga pernah menjadi selingkuhan istri Ayu Dewi tersebut lalu mengaku tidak masalah bila harus menjalin hubungan dengan seseorang yang beda agama.
"Kalau beda agama sebenarnya nggak masalah, kan semua orang menganut kepercayaannya masing-masing," kata Denise.
Alih-alih masalah kepercayaan, selebgram yang dikenal cadel itu malah mempermasalahkan gaji calon suaminya yang hanya sebesar Rp10 juta. Denise lalu membandingkan nominal tersebut dengan pengeluarannya untuk makan saja yang konon mencapai Rp1 juta per hari.
"Tapi kalau digaji Rp10 juta itu masalah besar karena saya sehari makannya itu Rp1 juta. Jadi misalkan kalau dalam satu bulan itu digaji Rp10 juta ya minus dong gue," ungkap Denise.
Bahkan Denise sampai merinci pengeluarannya selama ini. Bukan cuma membandingkan dengan biaya makannya, Denise juga membandingkan nominal gaji tersebut dengan ongkos merawat anjing-anjingnya.
"Kan hidup bukan cuma untuk makan doang. Belum anjing gue ada tiga. Anjing gue sebulan satu anjing perawatannya Rp5 juta, sebulan udah Rp15 juta," tutur Denise.
"Terus karyawan gue ada 29, semua gajinya di atas rata-rata alias di atas UMR. Ya paling minimal ada Rp7 (juta), kali 29 berapa? Belum lagi kebutuhan supermarket, terus habis gitu gue sehari makan mangga 5 kilo," sambungnya.
Tentu saja pengakuan Denise ini membuatnya kembali digunjingkan warganet. Banyak yang kemudian mempertanyakan alasannya meminta donasi dari warganet apabila memang mampu menggaji puluhan karyawan.
"Karyawan,,? Berarti pt usaha, ngapain nyari donasi,," komentar warganet.
"Mending sedekah sama panti asuhan," tulis warganet.
"Pantes gak ada yang mau," imbuh warganet lain.