Media sosial tengah dihebohkan dengan sebuah cerita seorang menteri sekaligus bakal calon presiden (bacapres) yang gemar main tangan pada bawahan.
Cerita mulanya tersebut disebarkan oleh Direktur Seword Media Utama, Alifurrahman Asyari, melalui video yang diunggah di kanal YouTube-nya SEWORDTV.
Kisah yang diungkap Alifrahman itu kemudian diceritakan hampir sama oleh pengamat politik sekaligus pegiat media sosial, Jhon Sitorus di akun X miliknya.
"Menampar dan mencekik partner dan bawahan sendiri adlah tanda-tanda psikopat. Kebiasaan itu bahkan berlanjut hingga usia 70-an, tidak bisa mengontrol emosi dan tempramen kepada siapa pun, termasuk pemuka agama," tulis Jhon.
Jhon bahkan mengungkapkan bahwa oknum tersebut memperlakukan kucingnya lebih baik ketimbang pada manusia.
"Bahkan, kucing di kantornya lebih mulia dari manusia. Tak ada yang boleh menyentuh kucing itu. Pernah ada yang mencoba mengelus kuncingnya, dia langsung marah-marah tak terkontrol," ungkap Jhon Sitorus.
"Padahal, bawahannya itu perwira tinggi. Di ruang kerjanya, bunyi tawa hanya akan akan boleh dimulai jika psikopat itu tertawa, itupun jenis tawanya macam-macam. Ada tawa yang sinis, ada tawa yang mengintimidasi, ada tawa yang melotot, dan tertawa lepas," tandasnya.
Pernyataan Jhon Sitorus sontak mengundang berbagai spekulasi dari warganet.
"Prabowo bukan sih?" komentar warganet.
Baca Juga: Fadil Jaidi Ungkap Keluarganya Terlilit Utang
"Dekat dicekik kalau jauh diculik," imbuh warganet lain.
"Pernah melihat orang itu menampar asistennya tahun 2007 saat berurusan dengan lapangan kuda," tulis warganet di kolom komentar.