Satpol PP Kota Depok bakal melakukan pengosongan dan penggusuran terhadap SDN Poondok Cina 1 pada Minggu (11/12/2022). Sejumlah orang tua siswa pun berkumpul di di gedung sekolah untuk melakukan perlawanan.
Dari video yang dibagikan akun Twitter @sigitwid pada Minggu (11/12/2022), terlihat Kepala Satpol PP Kota Depok Loenda Ratnanurdianny tengah mendatangi orang tua siswa yang ada di sekolah.
Ia mengatakan, pihaknya bakal mengosongkan lahan dan bangunan SDN Pondok Cina 1 lantaran status kepemilikannya kini telah beralih ke tangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
"Gedung ini sekarang sudah dalam tahap penghapusan aset," kata Linda dikutip dari video tersebut.
Pengunggah video kemudian me-mention akun twitter milik Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk mempertanyakan kebenaran pernyataan Kepala Satpol PP Kota Depok tersebut.
"Kang @ridwankamil, ini Kepala Satpol PP Kota Depok, Lienda Ratna Nurdianny, bilangnya SDN Pondok Cina 1 harus digusur karena sekarang sudah jadi aset Pemprov Jabar?" tulisnya sambil me-mention akun Ridwan Kamil.
"yg gini gini nih is @mululalby yg jd mikir kok indonesia mirip kayak Joseon di Mr. Sunshine, di Depok aja ada yg begini. apalagi di daerah?" tulis seorang netizen.
"Wow.. Satpol PP MENYERANG SEKOLAHAN. @ridwankamil Ini masih masuk daerah anda atau wakanda?" timpal netizen lainnya.
Sebelumnya, SDN Pondok Cina 1 rencananya bakal direlokasi untuk dijadikan Msjid Raya.
Baca Juga: Ahmad Dhani Bertemu Ahok, Sikap Maia Estianty ke Mantan Suami di Belakang Panggung Disindir Kru
Sejarawan JJ Rizal menolak keras rencana itu karena melihat sekolah itu telah berumur lebih dari 50 tahun dan seharusnya dijadikan cagar budaya.
JJ Rizal juga menyoroti langkah yang ditempuh Pemerintah Daerah setempat dalam upaya mengosongkan bangunan SD Pondok Cina 1.
"Sungguh cara2 yg ditempuh tak beradab, wali murid bkn nolak pembangunan masjid raya depok, tp hormatilah hak anak mendapatkan pendidikan," tulis JJ Rizal melalui akun Twitter miliknya, @JJRizal.