Pembanguan Masjid Raya Al Jabbar yang dirancang Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang menghabiskan anggaran sebesar Rp 1 triliun menjadi sorotan publik.
Apalagi, pembangunan masjid degan biaya fantastis itu dilakukan saat perekonomian masyarakat Jawa Barat tengah lesu.
Sejumlah netizen pun bereaksi. Seperti pemiliki akun Twitter @BoyRembaya, yang sampai membandingkan Masjid Al Jabbar dengan Masjid Syekh Zayed di Surakarta, Jawa Tengah.
Pasalnya masjid yang dibangun oleh Uni Emirat Arab (UEA) di Surakarta itu hanya menghabiskan budget Rp300 Miliar, namun sudah memiliki kemegahan mampu memesona masyarakat.
"Maaf pak gub..bukan bermaksud membandingkan...Allah menyukai yg indah...bukan mewah...
"Biaya..300 M. Biaya ..1T," tulis pemilik akun Twitter tersebut.
"Saya sangat menghormati bapak, bahkan dari jaman dulu jadi walkot. Banyak prestasi dan hasil baik yg bapak raih selama ini. Tapi utk urusan ini rasanya emg masalah yg sejak awal didiskusikan mengenai transportasi publik blm terjawab, punten," tulis netizen lainnya melalui akun @malespake.
"Ohya bulan lalu banjirnya masih segini. Kalau ga ada danau mah banjirnya bisa seleher orang dewasa meureun yah? Pengendali banjirnya efektif sekali mantap.," tulis pengguna akun @safierawlndr seolah menyindir.
Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil disentil netizen lewat akun @outstandjing soal pembangunan masjid Al Jabbar yang menggunakan dana APBD. Sentilan itu kemudian diunggah Ridwan Kamil pada Media Sosial (Medsos) Instagram dengan akun @ridwankamil.
Baca Juga: Park Hang-seo: Vietnam Siap Hadapi Timnas Indonesia meski Bingung soal Jadwal
"Bikin mesjid itu perbuatan mulia, dengan berwakaf jd amal jariyah. Tapi kalau masjid pakai dana APBD? pembayaran pajak itu berbagai kalangan. Akad & niat bayar pajak BUKAN akad & niat wakaf. Kalau di agama Islam, tdk sembarangan dana bisa dipakai untuk Mesjid! Lihat 9:17 dan 9:109-107," begitu tulisan netizen yang diunggah Ridwan Kamil, Selasa 3 Januari 2023.
Dalam unggahan tersebut, Ridwan Kamil menjawab kritikan terkait pembangunan masjid Al Jabbar yang menggunakan dana APBD.
"Penggunaan dana negara itu adalah kesepakatan bersama, dibahas dengan musyawarah bersama rakyat dalam forum Musrenbang," kata Ridwan Kamil.