Perlambatan Ekonomi China Mulai Makan Korban, Rupiah Melemah Tajam

Suara Moots

Selasa, 17 Januari 2023 | 16:52 WIB
Perlambatan Ekonomi China Mulai Makan Korban, Rupiah Melemah Tajam
Ilustrasi kurs rupiah

Pertumbuhan ekonomi China yang hanya 3 persen membawa dampak buruk bagi nilai mata uang Indonesia, rupiah. Pada Selasa (17/1/2023) sore, kurs rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta ditutup turun.

Kurs rupiah pada penutupan perdagangan hari ini tercatat melemah tajam 120 poin atau 0,80 persen ke posisi Rp 15.165 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp 15.045 per dolar AS per dolar AS.

"Rupiah melemah karena data eksternal yang cukup kuat, terutama setelah rilis data pertumbuhan ekonomi China yang hanya 3 persen, ekspektasnya kan 5,5 persen. Ini mengindikasikan perlambatan ekonomi global sudah terlihat," kata Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi dikutip dari Antara.

Kekhawatiran akan resesi global yang diperkuat oleh survei Forum Ekonomi Dunia yang menunjukkan bahwa dua pertiga dari para ekonom yang disurvei memperkirakan resesi tahun ini.

Ibrahim mengatakan faktor eksternal lain yang mempengaruhi pelemahan rupiah hari ini adalah kemungkinan kebijakan dari Bank Sentral Jepang (Bank of Japan) untuk menaikkan suku bunga. Perubahan kebijakan tersebut juga akan menambah penguatan dolar AS sehingga rupiah akan kembali melemah.

"Kebijakan dari bank sentral Jepang yang kemungkinan besar dalam pertemuan besok di hari Rabu ini akan memutuskan mungkin bukan lagi mempertahankan suku bunga, bisa saja menaikkan suku bunga," ujarnya.

Faktor lainnya adalah perang di Ukraina yang sampai saat ini terus berkecamuk, yang memberikan pengaruh terhadap kenaikan harga komoditas.

Para investor juga masih menunggu dan menantikan hasil pertemuan Rapat Dewan Gubernur (RDG) untuk kebijakan BI mendatang terkait suku bunga acuan.

Pada Kamis (19/1) BI diperkirakan akan kembali menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps). Kenaikan suku bunga tersebut bertujuan untuk menahan laju inflasi karena harga komoditas dalam negeri cukup melambung tinggi.

baca juga

Rupiah pada pagi hari dibuka turun ke posisi Rp 15.128 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp 15.117 per dolar AS hingga Rp 15.180 per dolar AS.

Sementara itu kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Selasa melemah ke posisi Rp 15.154 per dolar AS dibandingkan posisi sebelumnya Rp 15.019 per dolar AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Skor 3-0, Ekonomi RI Keok Lagi Lawan Vietnam

Skor 3-0, Ekonomi RI Keok Lagi Lawan Vietnam

Bisnis | Selasa, 17 Januari 2023 | 12:10 WIB

Usai Paling Kuat, Mata Uang Rupiah Paling Loyo di Asia Pagi Ini

Usai Paling Kuat, Mata Uang Rupiah Paling Loyo di Asia Pagi Ini

Bisnis | Selasa, 17 Januari 2023 | 10:42 WIB

7 Rekomendasi Hampers Imlek untuk Keluarga, Yuk Siapkan Sekarang!

7 Rekomendasi Hampers Imlek untuk Keluarga, Yuk Siapkan Sekarang!

Your Say | Selasa, 17 Januari 2023 | 08:14 WIB

Terkini

BRI Sabet Enam Penghargaan, Tegaskan Daya Saing di Tingkat Global

BRI Sabet Enam Penghargaan, Tegaskan Daya Saing di Tingkat Global

Jabar | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:25 WIB

Skandal Korupsi MBG Merembet ke NTB, Kejagung Periksa Sejumlah Saksi

Skandal Korupsi MBG Merembet ke NTB, Kejagung Periksa Sejumlah Saksi

Bali | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:25 WIB

Dicibir karena Animasi Jelek, Niu Lai Jadi Box Office Saingi The Odyssey

Dicibir karena Animasi Jelek, Niu Lai Jadi Box Office Saingi The Odyssey

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:25 WIB

BRI Perkuat Transformasi Digital Bisnis lewat Tampilan Baru Qlola New Skin

BRI Perkuat Transformasi Digital Bisnis lewat Tampilan Baru Qlola New Skin

Malang | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:24 WIB

Atta Rumnan Gandeng Aldi Taher untuk Gebrakan Musik di 3 Negara

Atta Rumnan Gandeng Aldi Taher untuk Gebrakan Musik di 3 Negara

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:22 WIB

Tak Dibawa KPK ke Jakarta! Warek Unsoed Prof Noor Farid Masih Terlihat Santai dan Guyon di Kampus

Tak Dibawa KPK ke Jakarta! Warek Unsoed Prof Noor Farid Masih Terlihat Santai dan Guyon di Kampus

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:22 WIB

Dukung Bisnis yang Makin Dinamis, BRI Hadirkan Qlola New Skin

Dukung Bisnis yang Makin Dinamis, BRI Hadirkan Qlola New Skin

Lampung | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:21 WIB

Alexander Jeremejeff Blak-blakan Terima Tawaran Persija Jakarta

Alexander Jeremejeff Blak-blakan Terima Tawaran Persija Jakarta

Bola | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:21 WIB

BRI Perkuat Digital Banking untuk Bisnis, Qlola New Skin Hadir dengan Pengalaman Baru

BRI Perkuat Digital Banking untuk Bisnis, Qlola New Skin Hadir dengan Pengalaman Baru

Bekaci | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:17 WIB

Kronologi Ruben Onsu Jadi Tersangka Penipuan Rp3,5 Miliar, Berawal dari Janji Manis Investasi

Kronologi Ruben Onsu Jadi Tersangka Penipuan Rp3,5 Miliar, Berawal dari Janji Manis Investasi

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:12 WIB

×