Fajri Pria Obesitas 300 Kg Dimakamkan di TPU Menteng Pulo, Dibawa Pakai Forklift dari Ambulans

Suara Moots Suara.Com
Kamis, 22 Juni 2023 | 15:43 WIB
Fajri Pria Obesitas 300 Kg Dimakamkan di TPU Menteng Pulo, Dibawa Pakai Forklift dari Ambulans
Jenazah Moch Fajri Rifana (26), pria obesitas 300 kg asal Tangerang, dimakamkan di TPU Menteng Pulo, Jakarta Selatan, Kamis (22/6/2023). ([ANTARA])

Jenazah Moch Fajri Rifana (26), pria obesitas 300 kg asal Tangerang, telah dimakamkan di TPU Menteng Pulo, Jakarta Selatan, Kamis (22/6/2023) siang pukul 14.38 WIB.

Pemakaman Fajri yang meninggal dalam perawatan di RSCM Jakarta ini turut dibantu oleh pihak Damkar. 

"Kami mengerahkan delapan personel Gulkarmat Jakarta Pusat," kata Komandan Insiden Sistem Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Pusat Agus Syaban.

Dikutip dari Antara, jenazah Fajri diturunkan dari ambulans oleh para personel Basarnas Kantor SAR Jakarta dengan menggunakan forklift manual pukul 14.03 WIB.

Jarak dari ambulans yang membawa Fajri ke liang lahat sejauh 500 meter. Petugas sempat menemui kendala selama membawa lantaran adanya bebatuan jalanan.

Kemudian, delapan Gulkarmat Jakpus telah berjaga dengan memasang tali katrol sistem pulley (pulley system) di dekat makam mendiang Fajri.

Makam mendiang Fajri berukuran 4x2 meter dan kedalaman 1,8 meter.

Sebelumnya, Direktur Utama RSCM Jakarta, Lies Dina Liastuti mengabarkan pasien obesitas asal Tangerang, Moch Fajri Rifana (26), telah meninggal dunia.

Fajri merupakan pasien obesitas yang diperkirakan pihak medis RSU Kota Tangerang berbobot tubuh lebih dari 260 kilogram sebelum dirujuk ke RSCM.

Baca Juga: Hipotesis Penyebab Fajri, Pria Tangerang Berbobot 300 Kg Jadi Obesitas

Kejadian itu dialami pasien setelah mengalami kecelakaan lalu lintas pada tiga tahun lalu. Peristiwa itu membuat Fajri hanya tergolek lemas di tempat tidur dan membuat tubuhnya membesar.

Dokter Spesialis Anestesi RSCM Jakarta, Sidharta Kusuma Manggala menyatakan pasien obesitas berbobot 300 kilogram Moch Fajri Rifana meninggal dunia akibat syok sepsis.

"Dalam perjalanannya (selama perawatan) infeksi di kakinya itu semakin berat, kemudian ada infeksi di bagian paru-parunya. Infeksi ini bisa kita bilang sebagai syok sepsis," katanya dalam konferensi pers, Kamis (22/6/2023).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI