Tur Asia yang dilakukan tim nasional Argentina sepanjang bulan Juni 2023 termasuk melawan Timnas Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) disorot tajam oleh media Argentina.
Media Argentina berbasis di Cordoba, El Diario Para Leer ungkap dugaan bahwa tur Asia tim Tango dan juga penyelenggaraan Piala Dunia U-20 tak lepas dari deal politik.
Sosok ketua umum PSSI-nya Argentina, AFA, Claudio Tapia dianggap memanfaatkan dua momen tersebut untuk menaikkan popularitas dan elektabilitas politiknya.
"Itu wajah baru dari Tapia, padahal banyak aspek yang harus diselesaikan di AFA, mulai dari masalah arbitrase hingga usulan kompetisi tanpa degradasi. Tapi ia lebih memilih berselancar tanpa mengkhawatirkan hal tersebut," tulis media Argentina itu.
El Diario Para Leer juga menyebut Tapia bermanuver bak seorang Garrincha dan Ortega, dua pesepak bola yang lihai mengelabui pemain lawan dengan gocekan.
"Tapia bergerak bak Garrincha dan Ortega, bermanuver di lingkungan tak bersahabat seperti FIFA dan AFA, mendapatkan royalti dari semua bidang, namun aspirasi dari akar rumput hanya ditumpuk di atas meja kerja,"
Dalam ulasannya, media Argentina itu juga sindir sikap berlebihan Tapia saat memeluk ketua umum PSSI Erick Thohir.
"Dia berfoto dengan semua orang dalam tur ke Cina dan memeluk Erick Thohir secara berlebihan saat mendapat kain khas Indonesia. Dengan senyum terbaiknya, dia selalu mempertahankan karakternya itu,"
Lebih lanjut, Tapia dituding juga bergerak cepat saat Indonesia dibatalkan jadi tuan rumah Piala Dunia U-20 oleh FIFA.
"Chiqui--panggilan Tapia, mampu memanfaatkan sepenuhnya kondisi itu, bukan dari sudut pandang olahraga karena kegagaln tim, tetapi dari sudut pandang politik,"
"Sebagai manusia politik, dia (Tapia) memberikan kompensasi kepada Indonesia yang gagal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20,"
Dugaannya Tapia akan terjun ke dunia politik. Ia diisukan dekat dengan partai penguasa pemerintah di Argentina, Renewal Front. Sergio Massa, salah satu politikus Renewal Front yang juga Menteri Ekonomi Argentina di beberapa kesempatan memuji Tapia sebagai pemimpin.
Menurut media Argentina, Tapia besar kemungkinan akan masuk Renewal Front dan mencoba peruntungan menjadi Gubernur di San Juan, basis wilayah pendukung Renewal Front.