Saddil Ramdani belakangan ini menjadi sorotan publik lantaran menyebut pemain keturunan alias pemain naturalisasi Timnas Indonesia sebagai pendatang.
Saddil Ramdani menyebut pemain naturalisasi pemain pendatang lantaran terpancing emosi karena performanya di Timnas Indonesia dan Sabah FC dibanding-bandingkan dan mendapat komentar miring.
Di balik pemain naturalisasi yang disebut pemain pendatang oleh Saddil Ramdani. Ternyata ada tiga pemain naturalisasi yang sempat dihujat pendukung Timnas Indonesia.
Komentar kontroversial Saddil Ramdani di media sosial juga sempat menghebohkan para pecinta sepak bola. Ia menyebu pemain naturalisasi sebagai pendatang yang dielu-elukan.
Saddil Ramdani memberikan komentar kontroversialnya
saat membalas komentar seorang netizen di salah satu postingan.
“Ngomongin di timnas, woi kalian yang sebenarnya menghancurkan mental-mental. Para pemain seharusnya kalian support dan dukung kebanggaan kita semua. Yang kalian dukung hanya pendatang dan dielu-elukan,” kata Saddil di kolom komentar unggahannya.
Komentar Saddil Ramdani itu kemudian menjadi omongan publik di media sosial. Sebab, pemain berusia 24 tahun itu secara blak-blakan menyindir pemain naturalisasi.
Awalnya, sindiran terhadap Saddil Ramdani dimulai dari kritikan netizen terhadap performanya di Timnas Indonesia yang berbanding terbalik dengan performanya di Sabah FC.
Saat eks Persela Lamongan ini bermain di Sabah FC, Saddil Ramdani mampu tampil apik musim ini. Namun saat bermain di Timnas Indonesia, performanya dianggap jeblok oleh sebagian pecinta sepak bola Tanah Air.
Lantaran geram dengan kritikan dan kerap jadi sasaran netizen, Saddil Ramdani kemudian memberikan komentar menohok.
Meski demikian, berbicara soal pemain naturalisasi yang diklaim Saddil Ramdani kerap dielu-elukan, nyatanya klaim tersebut tidak sesuai dengan fakta yang ada.
Karena, terdapat beberapa pemain naturalisasi yang juga sempat dihujat netizen pendukung Timnas Indonesia. Siapa saja para pemain tersebut? Berikut daftarnya.
1. Jordi Amat
![Jordi Amat | Timnas Indonesia vs Burundi | FIFA Matchday [PSSI]](https://media.suara.com/suara-partners/moots/thumbs/1200x675/2023/04/25/1-jordi-amat-timnas-indonesia-vs-burundi-fifa-matchday.jpg)
Jordi Amat juga pernah menjadi sasaran hujatan netizen Indonesia, saat dirinya hendak dinaturalisasi pada 2022 lalu.
Saat itu, ia dihujat karena memutuskan tak membela KAS Eupen dan bergabung Johor Darul Ta’zim. Hujatan kian menjadi-jadi karena adanya rumor naturalisasinya hanya menguntungkan klub Malaysia itu.
Namun hujatan ini pun mereda setelah Jordi Amat memberikan klarifikasinya dan resmi menjadi WNI. Apalagi setelah ia tampil apik bagi Timnas Indonesia di Piala AFF 2022 lalu.
![Dua pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Shayne Pattynama dan Jordi Amat [PSSI]](https://media.suara.com/suara-partners/moots/thumbs/1200x675/2023/06/29/1-dua-pemain-naturalisasi-timnas-indonesia-shayne-pattynama-dan-jordi-amat.jpg)
Terbaru ada nama Shayne Pattynama yang mendapat hujatan dari netizen Indonesia karena penampilannya kala melawan Argentina.
Shayne Pattynama yang baru debut di Timnas Indonesia, menjadi sasaran kritik karena dianggap tampil buruk untuk ukuran pemain naturalisasi.
Hujatan dan kritik ini pun kemudian banyak dipatahkan oleh netizen lainnya karena Shayne Pattynama belum lama bergabung dan debutnya dilakoni melawan tim peringkat pertama dunia.
![Pemain Timnas Indonesia Elkan Baggott [Suara.com/Dwi Bowo Raharjo]](https://media.suara.com/suara-partners/moots/thumbs/1200x675/2023/06/26/1-pemain-timnas-indonesia-elkan-baggott.jpg)
Bek muda Timnas Indonesia, Elkan Baggott, pernah menjadi sasaran hujatan netizen medio 2020 lalu, saat dirinya dilaporkan menolak menerima panggilan Timnas Indonesia.
Saat itu, bek Ipswich Town ini dilaporkan menolak karena situasi pandemi. Namun netizen berasumsi bahwa penolakan itu karena Piala Dunia U-20 yang rencananya dihelat pada 2021, batal digelar karena pandemi.
Tak ayal, Elkan Baggott mendapat hujatan di akun Instagram-nya. Namun hujatan ini mereda DAN berbalik menjadi pujian setelah ia resmi menjadi WNI dan tampil apik bagi Timnas Indonesia.