Jualan Pernak-Pernik 17 Agustus Tak Seramai Dulu, Pedagang Keluhkan Gempuran Toko Online

Vania Rossa

Senin, 10 Agustus 2026 | 17:28 WIB
Jualan Pernak-Pernik 17 Agustus Tak Seramai Dulu, Pedagang Keluhkan Gempuran Toko Online
Salah satu lapak pernak-pernik Agustusan di Tanah Abang, Jakarta, Senin (10/8/2026). (Suara.com/Alif Bintang).
baca 10 detik
  • Pedagang aksesori kemerdekaan di Tanah Abang, Jakarta, mengalami penurunan omzet yang signifikan pada Senin, 10 Agustus 2026.
  • Penurunan omzet tersebut disebabkan oleh situasi ekonomi global yang tidak menentu dan melemahnya daya beli masyarakat.
  • Maraknya penjualan secara daring dengan penawaran harga yang sangat murah turut menggerus pendapatan para pedagang kecil.

Suara.com - Kemeriahan menyambut peringatan ulang tahun Republik Indonesia ke-81 masih menyimpan persoalan bagi para pedagang kecil. Antusiasme warga dinilai merosot jika berkaca pada penurunan jumlah penjualan aksesori kemerdekaan.

Sejumlah pedagang di kawasan Tanah Abang, Jakarta, mengaku terjadi penurunan omzet di tengah situasi ekonomi yang mengkhawatirkan. Ditambah, maraknya pasar online ikut menggerus pendapatan mereka.

Salah satu pedagang, Arif, mengatakan laba Toko Agen Aksesori Kemerdekaan Nurmala yang ia kelola anjlok hingga 50 persen dibandingkan momen menjelang peringatan kemerdekaan tahun lalu.

Omzet Toko Nurmala biasanya dapat menyentuh lebih dari Rp100 juta setiap momen kemerdekaan. Namun, tahun ini angkanya tak mencapai seperti dahulu.

"Biasanya modal udah balik tanggal-tanggal segini," kata Arif kepada Suara.com, Senin (10/8/2026).

Bahkan pada tahun sebelumnya, Arif menyediakan stok bendera dan pernak-pernik kemerdekaan lainnya hingga harus mengangkut stok ke toko menggunakan truk sebanyak lima kali pengiriman.

Sadar akan potensi pembeli yang menurun, tahun ini pengiriman hanya dilakukan dua kali.

Pria ini menduga penurunan tersebut juga disebabkan pembeli yang kini beralih ke toko-toko online. Apalagi, menurutnya, para pelaku pasar online berani melakukan banting harga besar-besaran.

"Sekarang kalau orang datang, nanya ke sini, bilangnya murah di online," kata Arif kepada Suara.com, Senin (10/8/2026).

baca juga

Selain itu, Arif juga mengaku hanya bisa pasrah mengingat situasi ekonomi global yang kian tak menentu. Kini, Arif hanya bergantung pada pesanan pelanggan setianya di daerah-daerah lain.

Senada, pedagang Toko Hastopa, Riska, juga mengamini adanya tren penurunan penjualan menjelang momen kemerdekaan.

Di lapak milik Riska, penjualan bendera Merah Putih bahkan mengalami penurunan hingga 75 persen.

Pada tahun sebelumnya, Riska mengaku mengantongi omzet sebesar Rp5 juta dalam kurun waktu kurang dari satu bulan untuk penjualan bendera.

"Jauh beda sama tahun sekarang. Buat penurunan 75 persen khusus bendera," kata Riska.

Pada tahun sebelumnya, Riska juga menyediakan stok hingga ratusan bendera. Tahun ini, ia hanya menyediakan 50 bendera. Hal tersebut dilakukan karena membaca situasi daya beli masyarakat yang menurun.

Riska juga ikut mengeluhkan maraknya pembelian secara online yang dinilainya memberikan dampak terhadap penjualannya.

"Kalau kata aku ya online sih, ya, merusak. Soalnya online suka menjatuhkan harga."

Reporter: Alif Bintang

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Panglima TNI Pastikan HUT RI Aman, Personel Disiapkan di Berbagai Wilayah

Panglima TNI Pastikan HUT RI Aman, Personel Disiapkan di Berbagai Wilayah

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 15:51 WIB

Starting XI Belanda Kelahiran Indonesia Era Kolonial: Lengkap dengan Data Lahir dan Jejak Timnas

Starting XI Belanda Kelahiran Indonesia Era Kolonial: Lengkap dengan Data Lahir dan Jejak Timnas

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 15:41 WIB

Merdeka Finansial, Bebas Memilih: Refleksi Perempuan Pekerja di HUT ke-81 RI

Merdeka Finansial, Bebas Memilih: Refleksi Perempuan Pekerja di HUT ke-81 RI

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 15:45 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×