Dua pemain asal Asia Tenggara yakni asal Indonesia dan Thailand pernah menyandang gelar Lionel Messi ASEAN.
Kedua pemain tersebut yakni Egy Maulana Vikri yang sempat memperkuat Timnas Indonesia dan Chanathip Songkrasin pemain Timnas Thailand.
Anggapan tersebut karena postur tubuh Egy Maulana Vikri dan Chanathip Songkrasin mirip dengan La Pulga.
Egy Maulana Vikri dan Chanathip Songkrasin merupakan pemain berbadan mungil yang mempunyai kemampuan dribling yang bagus. Keduanya, sering manjadi sorotan khusus dari para pecinta sepak bola.
Saat awal-awal mereka berkarier di luar negeri, keduanya diprediksi bakal bersinar seiring dengan julukan “Messi dari Asia Tenggara” tersebut.
Namun, sayangnya kedua Messi ASEAN ini kini harus kembali ke kampung halaman alias pulang kampung dan bermain di negaranya masing-masing. Simak ulasan lengkap soal kedua pemain itu.
Chanathip Songkrasin

Sosok yang akrab disapa Jay ini sudah menunjukkan sinarnya sejak usia muda. Tampil bersinar di Thailand, membuat Chanathip dipinjam oleh klub Jepang, Hokkaido Consadole Sapporo pada 2017.
Usai tampil impresif, Chanathip dipermanenkan pada 2018. Prestasi terbaiknya di Hokkaido Consadole adalah menjadi runner-up J1 League 2019.
Baca Juga: Jurgen Klopp yang Jadi Panutan Frank Wormuth, Konsultan Bima Sakti di Timnas Indonesia U-17
Chanathip lantas direkrut oleh tim besar J1 League, Kawasaki Frontale, dan sempat jadi salah satu pemain termahal di J League.
Namun penampilan Chanathip Songkrasin di Kawasaki Frontale ternyata jeblok. Sepanjang musim 2022, Chanathip cuma mencetak dua gol dari 22 pertandingan.
Akhirnya setelah melakoni lima pertandingan untuk Kawasaki Frontale musim 2023 ini, Chanathip Songkrasin memutuskan pulang kampung ke Thailand untuk membela BG Pathum.
Egy Maulana Vikri

Egy sempat melambungkan harapan itu, melambungkan harapan publik sepak bola Indonesia saat ada pemain Tanah Air yang berkarier di Eropa.
Egy Maulana Vikri merantau ke Polandia pada 2018 untuk bergabung dengan Lechia Gdansk. Sejak saat itu, ia mendapat perhatian khusus dari pecinta sepak bola Nasional.