Baru-baru ini beredar kabar yang mengklaim Anies Baswedan resmi terpilih serta senior dan kader PDIP tidak mendukung Ganjar Pranowo di Pemilihan Presiden atau Pilpres 2024 mendatang.
Klaim Anies Baswedan resmi terpilih hingga senior serta kader PDIP tidak dukung Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 beredar melalui video yang diunggah kanal YouTube GARUDA POLITIK.
"Anies resmi terpilih !! Senior serta kader PDIP meresmikan tak dukung Ganjar di 2024," tulis judul unggahan video tersebut.
Lantas benarkah klaim Anies Baswedan resmi terpilih hingga senior serta kader PDIP tidak dukung Ganjar Pranowo di Pilpres 2024? selengkapnya akan terjawab melalui artikel ini.
Penjelasan Cek Fakta
Video berisi klaim Anies Baswedan resmi terpilih hingga senior serta kader PDIP tidak dukung Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 diunggah kanal YouTube GARUDA POLITIK pada 21 Agustus 2023.
Bukannya mendukung Ganjar Pranowo yang merupakan anggota PDIP, senior dan kader PDIP justru memilih dan mendukung Anies Baswedan di Pilpres 2024.
Meski demikian, setelah dilakukan penelusuran faktanya judul tersebut berbeda dengan isi dan narasi dalam video tersebut.
Setelah menyaksikan video tersebut, ternyata isinya menjelaskan mengenai pertemuan Budiman Sudjatmiko selaku politisi PDIP dengan bakal calon presiden dari Partai Gerindra, Prabowo Subianto, pada 18 Juli 2023 lalu.
Baca Juga: Diresmikan Sore Ini, Yenny Wahid Sepakat Khofifah Dampingi Anies Baswedan di Pilpres 2024, Benarkah?
Dalam pertemuan itu, Budiman mengungkapkan sejumlah poin pembicaraan dengan Prabowo sekaligus memuji Prabowo sebagai sosok nasionalis yang memiliki pemikiran hebat.
Buntut dari pertemuan tersebut, DPP PDIP memutuskan akan memanggil Budiman untuk dimintai keterangan.
Kesimpulan
Berdasarkan Penjelasan Cek Fakta di atas, klaim video dengan judul senior dan kader PDI Perjuangan resmi tidak mendukung Ganjar Pranowo dalam Pilpres 2024 adalah tidak benar.
Faktanya, judul dan thumbnail tersebut berbeda dengan isi dan narasi dalam video. Karenanya dapat disimpulkan video tersebut masuk dalam kategori konten yang dimanipulasi.