Baru-baru ini beredar kabar berisi klaim putri Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid, Yenny Wahid sepakat dengan keputusan Khofifah Indar Parawansa mendampingi Anies Baswedan pada Pilpres 2024 mendatang.
Klaim Yenny Wahid sepakat Khififah dampingi Anies Baswedan pada Pilpres 2024 mendatang beredar melalui sebuah video yang diunggah kanal YouTube Suara Rakyat Indonesia pada 16 Agustus 2023 lalu.
"DIRESMIKAN SORE INI !! YENNY WAHID SEPAKATI KHOFIFAH DAMPINGI ANIES 2024," tulis judul unggahan video tersebut dikutip dari turnbackhoax.id.
Lantas, benarkah klaim Yenny Wahid sepakat Khififah dampingi Anies Baswedan pada Pilpres 2024 mendatang? selengkapnya akan terjawab melalui artikel berikut ini.
Penjelasan Cek Fakta
Video berisi klaim Yenny Wahid sepakat Khififah dampingi Anies Baswedan pada Pilpres 2024 mendatang diunggah kanal YouTube Suara Rakyat Indonesia.
Meski demikian, setelah dilakukan penelusuran terhadap video tersebut, judul tersebut tidak sesuai dengan isi dari video yang diunggah.
Video yang berdurasi 8 menit 1 detik itu tidak membahas tentang penandatangani peresmian Khofifah menjadi pendamping Anies oleh Yenny Wahid.
Judul dan thumbnail video yang ada dalam unggahan tersebut tidak sesuai dengan isi narasi dalam video. Narator dalam video tersebut ternyata hanya membacakan artikel berjudul “Adu Hebat Khofifah vs Yenny Wahid, Dua Perempuan NU Kandidat Cawapres 2024” yang diunggah pada laman suara.com tanggal 14 Agustus 2023.
Baca Juga: Duet Anies Baswedan-Khofifah Diresmikan Putri Presiden ke-4 Yenny Wahid, Benarkah?
Artikel ini membahas tentang biodata atau rekam jejak dua perempuan NU yang menjadi kandidat cawapres 2024 yaitu Khofifah dan Yenny Wahid.
Kesimpulan
Berdasarkan Penjelasan Cek Fakta di atas, klaim Yenny Wahid sepakat Khofifah mendampingi Anies pada pilpres 2024 adalah tidak benar.
Unggahan tersebut hanya menarasikan artikel terkait biodata atau rekam jejak dari Khofifah dan Yenny Wahid yang menjadi kandidat kuat sebagai cawapres 2024.
Karenanya, dapat dipastikan jika video yang diunggah kanal YouTube Suara Rakyat Indonesia termasuk dalam kategori konten yang dimanipulasi.