Wacana menduetkan Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo tengah jadi perhatian publik jelang Pilpres 2024. Di tengah wacana tersebut beredar banyak video dengan narasi disinformasi menjurus ke hoax.
Wacana duet Anies dan Ganjar pertama dilontarkan oleh ketua DPP PDI P Said Abdullah pada 22 Agustus 2023. Wacana ini sempat dikomentari oleh Sekjen PDI P Hasto Kristiyanto.
Menurut Hasto, wacana Ganjar dan Anies di Pilpres 2024 sampai saat ini belum diputuskan oleh ketua umum PDI P Megawati Soekarnoputri.
Sementara itu, akun Youtube Ulasan Politik unggah video dengan narasi Megawati Soekarnoputri syok lantaran Jokowi paksakan duet Ganjar dan Anies di Pilpres 2024.
"JOKOWI DIAM-DIAM TEMUI NASDEM PASANGKAN ANIES-GANJAR!! MEGAWATI SYOK BERAT!!" tulis judul video tersebut.
Pengunggah video juga tampilkan thumbnail berisi narasi sama dengan judul.
"Megawati Syok berat. Jokowi diam-diam paksa pasangkan Anies-Ganjar,"
Faktanya, video berdurasi 6 menit 20 detik tersebut tidak memuat informasi bahwa Megawati syok berat. Video juga tidak memuat informasi valid bahwa Jokowi diam-diam paksakan duet Ganjar dan Anies.
Video juga tidak memberikan informasi valid bahwa Presiden Jokowi diam-diam bertemu dengan ketum Nasdem, Surya Paloh membahas duet Ganjar dan Anies.
Video hanya berisi seputar wacana duet Anies dan Ganjar untuk Pilpres 2024. Narator dalam video hanya bacakan ulang sejumlah pemberitaan media terkait hal tersebut.
Kesimpulan, video dengan narasi bahwa Megawati syok berat lantaran Jokowi paksa duetkan Ganjar Pranowo dengan Anies Baswedan ialah informasi palsu alis hoax.