Pro kontra soal penunjukan Wonderkid Timnas Indonesia U-23, Marselino Ferdinan sebagai pemain terbaik dalam laga kontra China Taipe atau Taiwan.
Seperti diketahui, PSSI sudah mengumumkan pemain terbaik dalam pertandingan Timnas Indonesia U-23 vs Taiwan. Pemain KMSK Deinze, Marselino Ferdinan menjadi pemain terbaik dalam pertandingan semalam.
Hal tersebut mungkin saja didasari karena Marselino ferdinan merupakan pemain yang mencetak dua dari sembilan gol ke gawang Taiwan.
Tak hanya itu, aksi Marselino Ferdinan juga menyulitkan lawan khususnya di lini belakang Taiwan. Meski demikian, pro kontra soal penentuan Marselino Ferdinan sebagai pemain terbaik terlihat di kolom komentar.
Cukup banyak juga yang menganggap pemain terbaik harusnya jatuh pada pemain klub Eropa FC Utrecht, yakni Ivar Jenner.
Dalam laga tersebut, Ivar Jenner bermain sangat tenang, umpan-umpan yang diberikannya sangat memanjakan para pemain depan Timnas Indonesia U-23.
Ivar Jenner disebut sebagai pemain yang sukses menciptakan assist kepada pencetak gol Timnas Indonesia. Karenanya, Ivar Jenner dianggap warganet sebagai pemain terbaik.
Perdebatan netizen soal penentuan pemain terbaik dalam laga semalam terlihat di berbagai akun media sosial fansbase sepak bola, termasuk dalam akun resmi PSSI yakni @timnasindonesia.
"Bermain apik di hari ulang tahunnya dengan catatan dua gol masuk ke gawang China Taipei. Marselino terpilih menjadi Man of the Match pada laga kemarin malam. Terus berkembang, Lino," demikian unggahan akun resmi PSSI melalui akun @timnas.indonesia pada Minggu (10/9/2023).
"Layak, tapi ada banyak peran dibalik kemenangan besar timnas yaitu umpan-umpan Ivar Jenner," kata @exploreliga1 mengomentari unggahan akun resmi PSSI.
Baca Juga: Siapa Pemain Timnas Indonesia U-23 Paling Bagus? Jawaban Pelatih Taiwan Mengejutkan
"Menurut gw MOTM seharusnya Ivar, karena tiap serangan dan peluang dari dia juga. Sangat pintar mengendalikan tempo permainan," ungkap akun @white_maayo menimpali.
"Ini pendapat saya yaa karena akun official ini sering memilih MOTM hanya berdasarkan gol saja, bukan penampilan, performa, dan pengaruh kepada kesuluruhan tim di atas lapangan," tambah akun yang sama.
"Min lain kali Man of the Match dilihat jangan cuma dari gol nya saja, lihat dari segi permainan dan pengaruh pada tim. Kemarin senior yang dapet Dendy padahal yang main stabil dan bagus cuma Jordi Amat. sekarang Marselino, memang dia main bagus dan cetak dua gol, saya ga bilang dia main jelek. Tapi pengaruh kepada tim dan permainan yang paling bagus kemarin di lapangan saya rasa Ivar Jenner yang lebih layak," kata pemilik akun @fikriabadan.
"Mau Marselino kek mau Ivar ya udah sih lagian mereka juga sama-sama bagus kok, ngapian diperdebatkan kenapa ga Ivar aja? Lagian juga sudah mutlak pasti Marsel yang jadi motm dari hasil 2 gollnya dan baik dalam lini tengahnya," kata pemilik akun @lilikslm mencoba menengani netizen.
Namun di balik perdebatan itu, mayoritas netizen sepakat jika hampir semua pemain bermain sangat bagus.
Lesatan sembilan gol dan tanpa kebobolan menjadi bukti betapa berbahayanya skuat ini untuk lawan-lawannya.