Islah Bahrawi kena skamat Walikota Surakarta, Gibran Rakabuming di laman sosial media X--dulunya Twitter. Gibran berikan komentar soal postingan Islah berisi foto anak Prabowo Subianto, Didit Prabowo.
Islah sebelumnya mengomentari postingan dari akun @AirinDatangLagi yang berisi poster wajah Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming. Di poster yang diunggah tersebut tertulis narasi, 'Maju Bersama Lintas Generasi'.
Postingan itu kemudian dikomentari Islah dengan cuitan, "Kenapa bukan anaknya sendiri yang dipamerin?" dengan menyertakan foto Didit Prabowo.
Cuitan dari Islah Bahrawi ini langsung mendapat komentar dari Gibran. Anak kedua Presiden Jokowi itu meminta Islah tidak menggunakan cara-cara seperti itu.
Gibran juga tegaskan bahwa anak Prabowo, Didit merupakan sosok orang baik dan berprestasi.
"Jangan gitu cara mainnya. Mas didit ini orangnya baik dan berprestasi," cuit Gibran di akun miliknya.
Mendapat komentar dari Gibran, Islah kemudian buru-buru berikan klarifikasi. Ia membalas cuitan Gibran itu dengan mengatakan bahwa ia tidak rela jika Prabowo Subianto diidentifikasi dengan Jokowi.
"Ya kalau berprestasi harusnya sangat layak utk ditampilkan. Gini lo mas, saya itu ndak rela saja kalau pak Prabowo selalu mengidentifikasi dirinya sbg "pak Jokowi". Karena dr sisi apapun dia beda sama sekali. Karakter, apa lagi. Kasian yg terlanjur percaya, kelak akan kecewa" jelas Islah.
Islah Bahrawi bukan nama baru di ranah keislaman di Indonesia. Islah merupakan tokoh NU yang juga menjabat sebagai Direktur Jaringan Moderat Indonesia.
Lahir dan besar di Bangkalan, Madura Islah banyak belajar Islam di Pesantren Syaichona Moch. Cholil Demangan Bangkalan. Dia kemudian merantau ke Jakarta untuk melanjutkan pendidikan di Jurusan Sastra Inggris Universitas Nasional pada 1989.
Nama Islah sempat jadi sorotan pada awal Agustus 2023 lalu saat unggah sekelompok siswi berseragam sekolah dan berjilbab sedang berlatih senjata laras panjang. Islah berujar para siswi tersebut berasal dari Magetan, Jawa Timur.