Polisi mengancam akan jemput paksa 16 pemeran diduga terlibat dalam rumah produksi film dewasa di Jakarta Selatan, termasuk Siskaeee, jika tak hadir lagi pada pemeriksaan hari ini Selasa, 19 September 2023.
Polisi sudah mengirimkan surat panggilan kedua kepada Siskaeee cs pada, Jumat (15/9/2023) lalu, setelah pada hari tersebut para talent tersebut tidak hadir.
"Untuk surat panggilan yang kedua apabila sudah diterima dan tidak datang tanpa alasan yang jelas dan sah maka kita akan terbitkan surat perintah membawa," ucap Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Ade Safri Simanjuntak, Senin (18/9/2023).
Melalui Instagram Stories, Siskaeee memastikan akan datang menghadiri pemeriksaan oleh penyidik Polda Metro Jaya. Namun ia tidak bisa hadir pada hari ini.
Pemeran film "Keramat Tunggak" garapan PH film porno di Jaksel tersebut berkilah, masih ada pekerjaan di Kamboja.
Alasan itu pulalah yang membuatnya tidak hadir pada panggilan pertama lalu.
"Aku pasti akan datang di Polda Metro Jaya," ujar Siskaeee dikutip dari akun vip_siskaeeenya3 yang telah terverifikasi centang biru, Senin (18/9) malam WIB.
"Karena sebelumnya aku tidak bisa memenuhi panggilan pertama untuk datang memberikan saksi (kesaksian--red) dikarenakan aku sekarang berada di Kamboja," sambungnya.
Siskaeee mengatakan dirinya masih ada job atau pekerjaan di kelab malam di Kamboja pada tanggal 20 dan 21 September 2023.
Baca Juga: Polisi Ultimatum Siskaeee Cs, Jika Mangkir Lagi Bakal Dijemput Paksa
Ia memastikan akan kooperatif memenuhi panggilan Polda Metro Jaya pada 25 September 2023 mendatang.
"Karena ada performance, tanggal 20-21 September ini, nah aku pastikan aku akan datang di Polda Metro Jaya tanggal 25 September hari Senin jam 10 pagi."
"Untuk memberikan keterangan yang dibutuhkan oleh penyidik dengan jelas lengkap dan transparan, kooperatif pokoknya," tegasnya.
Siskaeee mengatakan dirinya siap membeberkan kasus PH film dewasa di Jaksel yang telah menyeret namanya itu.
"Jadi buat teman-teman media, wartawan, atau mungkin haters aku yang ingin tahu bagaimana kasus ini sebenarnya, kalian bisa datang untuk mendengarkan atau melihat kebenarannya seperti apa."
"Ya udah kebenaran harus ditegakkan. Yang salah ya dihukum, yang gak salah ya dibebaskan. Jadi sampai ketemu (dengan) aku di Polda Metro Jaya tanggal 25 September jam 10 pagi, catat!" pungkas Siskaeee.