Timnas Indonesia U-24 harus mengakui ketangguhan Uzbekistan dalam babak 16 besar Asian Games 2022. Setelah berhasil menaham imbang Uzbekistan pada 90 menit waktu normal, Tim asuhan Indra Sjafri harus lebih dahulu angkat koper karena dikalahkan Uzbekistan 2-0.
Gol Uzbekistan ke gawang Ernando Ari Sutaryadi diborong Sherzod Esanov pada babak perpanjangan waktu pertama dan akhir babak perpanjangan waktu kedua tepatnya pada ke-120+1.
Karena kekalahan tersebut, beragam kritik membanjiri kolom komentar unggahan akun Instagram resmi Timnas Indonesia, @timnas.indonesia. Ada yang menyebut pengkritik merupakan buzzer Shin Tae-yong hingga menyeret-nyeret nama Bung Towel.
"Berjuang hingga extra time, Timnas U-24 Indonesia harus mengakui keunggulan Uzbekistan dengan skor akhir 2-0," tulis @timnas.indonesia sebagai caption unggahannya.
Ada yang mempertanyakan soal menjadi juara AFF lebih penting dari lolos AFC. Bahkan ada juga yang membandingkan penampilan Timnas Indonesia U-24 dengan pemain di AFF U-23 yang bermain bagus.
"MANA KEMARIN YANG BILANG JUARA AFF LEBIH PENTING DARIPADA LOLOS AFC? MAINNYA AJA GAK JELAS GINI," kata netizen mengomentari unggahan tersebut.
"setidaknya di aff U23 kemarin mainnya timnas kita bagus, gak kyk sekarang (emoji tertawa 3x)," kata netizen lain ikut berkomentar.
"mau support gimana? Strategi zaman Batu dipake buat sananta yang udah gaya main modern, ya hancur. Tapi si lokal pret tetep ngerasa paling pret," ujar netizen lainnya lagi.
Sayangnya sejumlah kritik tersebut malah direspon dengan menyebut sejumlah netizen yang mengkritik adalah buzzer Shin Tae-yong. Bahkan nama Bung Towel juga turut diseret-seret atas komentar tudingan buzzer tersebut.
Baca Juga: Sia-sia Ramadhan Sananta Nyusul ke China, Timnas Indonesia U-24 Disebut Pakai Startegi Zaman Batu
"anda buzzer ya (emoji tertawa 2x)," ungkap netizen.
"awas nanti dikira buzer STY sama si paling analisis, Wanti-wanti netizen lain.
"(emoji tertawa 2x)..temenya towel kah," tanya netizen lainnya lagi.
"anda buzer ya kata si towel," ujar netizen yang lainnya lagi.