Pertandingan Liga Champions Asia antara Sepahan vs Al Ittihad batal digelar. Karim Benzema dkk ogah bertanding gara-gara ada patung di Stadion.
Sejatinya laga antara kedua tim itu berlangsung pada Naghsh-e-Jahan, Senin (2/10). Skuat Al Ittihad yang telah hadir di stadion mendadak ogah masuk ke lapangan.
Hal ini disebabkan adanya patung Qasem Soleimani, tokoh militer Iran yang tidak disukai pemerintah Arab Saudi. Patung itu sendiri ternyata baru ditempatkan oleh klub Iran tersebut.
Sebelumnya, saat Ngolo Kante dkk berlatih di lapangan jelang kick off, tidak ada patung tersebut. Begitu melihat patung Soleimani ditempatkan di pinggir lapangan, skuat Al Ittihad menolak untuk bertanding.
Dikutip dari sejumlah sumber, skuat Al Ittihad memutuskan untuk menolak melawan klub Iran tersebut dengan alasan politis. Pihak AFC dalam pernyataan resmi menyebut pertandingan batal digelar karena alasan tak terduga.
"Laga Grup C Liga Champions Asia 2023-24 antara Sepahan vs Al Ittihad, yang dijadwalkan digelar malam ini di Stadion Naghsh-e-Jahan, Isfahan, telah dibatalkan karena situasi tak terduga," bunyi pernyataan AFC.
Lantas siapa Qasem Soleimani?
Mayor Jenderal Qasem Soleimani merupakan tokoh militer Iran yang menjadi Pasukan Pengawal Revolusi Islam (IRGC). Ia juga komandan dari Pasukan Quds sejak 1998.
Ia adalah seorang veteran perang Iran–Irak, dan telah aktif dalam berbagai konflik Timur Tengah, terutama di Irak dan Syam.
Baca Juga: Cantiknya Pacar Hokky Caraka, Wajahnya Mempesona Seperti Bule Arab
Pasukan Quds sudah cukup lama memberikan bantuan militer untuk Hizbullah di Lebanon dan Hamas di wilayah Palestina.
Soleimani juga ikut membantu pemerintah Suriah berperang melawan ISIS sejak 2014 hingga 2015.
Pria kelahiran Kerman, Iran pada 11 Maret 1957 itu tewas dalam serangan udara Amerika Serikat pada 3 Januari 2020.
Soleimani tewas bersama Abu Mahdi al-Muhandis di Bagdad, Irak. Soleimani memainkan peran penting dalam operasi untuk merebut kembali kota Tikrit di Irak dari ISIS.
Dia disebut-sebut memiliki pembawaan yang tenang, "menarik perhatian dan jarang menaikkan suaranya", menunjukkan "karisma bersahaja"