Timnas Argentina gagal menembus babak final Piala Dunia U-17 2023. Meski begitu, titinas Lionel Messi, Claudio Echeverri dipastikan tak jadi top skor.
Total, Claudio Echeverri telah mengoleksi lima gol hingga babak semifinal. Saat menghadapi Jerman Selasa (28/11/2023), Echeverri memperoleh peluang emas pada akhir babak kedua.
Namun tembakan dari pemain berjuluk "Si Iblis Kecil" tersebut masih bisa ditangkis kiper Jerman Konstantin Heide.
Pemuncak daftar pencetak gol terbanyak adalah pemain Argentina, Agustin Ruberto. Ia mencetak hatrrick saat lawan Jerman, dan kini total telah mengemas delapan gol.
Di urutan ketiga terdapat penyerang Mali Ibrahim Diarra yang melesatkan empat gol sepanjang turnamen. Satu gol Diarra ke gawang Prancis di babak semifinal masih belum mampu membawa Mali melaju ke final setelah takluk dengan skor 1-2.
Di bawah Diarra, terdapat duo Jerman yaitu Paris Brunner dan Max Moerstedt yang sama-sama mencatatkan empat gol sepanjang kejuaraan yang pertama kali digelar di Indonesia tersebut.
Brunner menambahkan pundi-pundi gol dengan mencatatkan dua gol ke gawang Argentina. Sementara satu gol sundulan Moerstedt ke gawang Argentina, juga menjaga asa penyerang Hoffenheim tersebut untuk memperebutkan gelar sepatu emas.
Kelima pemain tersebut masih berpeluang untuk menambah torehan golnya di Piala Dunia U-17. Ruberto, Echeverri dan Diarra berpeluang menambah gol kala membela negara mereka masing-masing untuk memperebutkan posisi ketiga pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Manahan, Solo, Jumat (1/12) pada pukul 19.00 WIB.
Sedangkan Brunner dan Moerstedt berpeluang mencatatkan gol kala membawa Jerman bersua dengan Prancis di babak final yang berlangsung di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (2/12) pukul 19.00 WIB.
Baca Juga: Robi Darwis Dipinjamkan Persib Bandung, Kini Setim dengan Egy Maulana Vikri
Dikutip dari laman FIFA, berikut daftar pencetak gol terbanyak di Piala Dunia U-17:
8 gol: Agustin Ruberto (Argentina)
5 gol: Claudio Echeverri (Argemtina)
4 gol: Ibrahim Diarra (Mali), Kaua Elias (Brasil), Amirbek Saidov (Uzbekistan), Paris Brunner (Jerman), Rento Takaoka (Jepang) dan Max Moerstedt (Jerman)