3 Dampak Negatif Golput terhadap Pembangunan

Doddy Rosadi

Senin, 17 Maret 2014 | 17:09 WIB
3 Dampak Negatif Golput terhadap Pembangunan
Pengamat Perencanaan Pembangunan Nasional Syahrial Loetan. (foto: www.sloetan.com)

Suara.com - Menjelang berlangsungnya Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif pada 9 April 2014 dan Pemilihan Presiden (Pilpres) Juli mendatang, berbagai kalangan mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya secara benar.

Sebab, dengan berpartisipasi dalam kedua even tersebut merupakan wujud penyaluran aspirasi masyarakat didalam perjalanan negara dan bangsa Indonesia, sebagai warga negara Indonesia yang bertanggungjawab.

“Mengabaikan hak pilih pada pemilu, menyebabkan dampak negatif bagi pembangunan nasional,” kata Pengamat Perencanaan Pembangunan Nasional Syahrial Loetan, di Jakarta, dalam siaran pers yang diterima suara.com, Senin (17/3/2014).

Syahrial menjelaskan, paling tidak terdapat 3 dampak negatif dari pengabaian hak pilih dalam pemilihan umum (pemilu), khususnya jika penduduk yang berpartisipasi dalam pemilu berjumlah rendah.

Pertama, kata Syahrial, program pembangunan yang disiapkan oleh Presiden terpilih berpotensi tidak didukung oleh mayoritas penduduk. Salah satu alasannya adalah karena penduduk yang tidak menggunakan hak suaranya tidak merasa menjadi pendukung dari program tersebut. Oleh sebab itu, potensi gagalnya pencapaian tujuan pembangunan menjadi cukup besar, dan ini sangat berbahaya bagi suatu negara yang umur demokrasinya masih muda.

Kedua, kelompok yang tidak menggunakan hak suara pada saat pemilu berpotensi menjadi kekuatan yang dapat melakukan “sabotase” atas program-program yang telah disusun oleh pemerintah yang dikomandoi oleh Presiden terpilih. Resiko ini dapat berupa “pembelokan” arah pembangunan, maupun berupa hambatan yang dapat memperlambat laju pembangunan.

Ketiga, kelompok yang tidak menggunakan hak suara, secara politis merasa berada diluar dari sistem politik yang dibangun, sehingga mereka dapat menganggap dirinya tidak bermasalah jika tidak memberikan dukungan kepada Pemerintah yang dipimpin oleh Presiden terpilih.

“Dan ini jelas tidak sehat didalam sistem Demokrasi yang salah satunya ditandai dengan besarnya angka partisipasi di dalam dukungan atas gerak pembangunan,” jelas Syahrial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

RAPBN 2015 Tergantung Partisipasi Pemilih di Pemilu 2014

RAPBN 2015 Tergantung Partisipasi Pemilih di Pemilu 2014

Bisnis | Senin, 17 Maret 2014 | 17:19 WIB

Jokowi Diibaratkan Soekarno yang Mampu Bangun Senayan dan Monas

Jokowi Diibaratkan Soekarno yang Mampu Bangun Senayan dan Monas

News | Senin, 17 Maret 2014 | 16:40 WIB

Bukan Cuma Jurkam, Ahmad Dhani Juga Bikin "Jingle" PKB

Bukan Cuma Jurkam, Ahmad Dhani Juga Bikin "Jingle" PKB

Entertainment | Senin, 17 Maret 2014 | 16:18 WIB

APBD-Perubahan DKI Jakarta Tak Terkendala Pencapresan Jokowi

APBD-Perubahan DKI Jakarta Tak Terkendala Pencapresan Jokowi

News | Senin, 17 Maret 2014 | 16:11 WIB

5 Artis Seksi Ini Bertarung di Pemilihan Legislatif 2014

5 Artis Seksi Ini Bertarung di Pemilihan Legislatif 2014

Entertainment | Senin, 17 Maret 2014 | 14:22 WIB

Terkini

Secret Service Buka Suara, Nyawa Anak Bungsu Donald Trump Dihargai Rp156 Miliar

Secret Service Buka Suara, Nyawa Anak Bungsu Donald Trump Dihargai Rp156 Miliar

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Persib Bandung Luncurkan Jersey Musim Kompetisi 2026/2027

Persib Bandung Luncurkan Jersey Musim Kompetisi 2026/2027

Video | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:00 WIB

ISPA Palembang Tembus 9.313 Kasus Saat Kabut Asap Karhutla, Ini Data Terbarunya

ISPA Palembang Tembus 9.313 Kasus Saat Kabut Asap Karhutla, Ini Data Terbarunya

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Kebakaran Lahan Gambut Seluas 311 Hektare Terjadi di Kutai Kartanegara

Kebakaran Lahan Gambut Seluas 311 Hektare Terjadi di Kutai Kartanegara

Kaltim | Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:54 WIB

Massa dari Pati Bergerak, dari Daerah untuk Indonesia Bawa Pesan untuk Rakyat

Massa dari Pati Bergerak, dari Daerah untuk Indonesia Bawa Pesan untuk Rakyat

Jawa Tengah | Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:50 WIB

Rekam Jejak Eks Caleg Nasdem yang Diusulkan Jadi Pelatih Timnas Gantikan John Herdman

Rekam Jejak Eks Caleg Nasdem yang Diusulkan Jadi Pelatih Timnas Gantikan John Herdman

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:50 WIB

Parenting di Era Digital: Ketika Gawai Menjadi Pengasuh Anak

Parenting di Era Digital: Ketika Gawai Menjadi Pengasuh Anak

Your Say | Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:50 WIB

Pertamina Eco RunFest 2026: Hadirkan Tujuh Inisiatif Keberlanjutan Lingkungan, Nol Jejak Sampah

Pertamina Eco RunFest 2026: Hadirkan Tujuh Inisiatif Keberlanjutan Lingkungan, Nol Jejak Sampah

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:43 WIB

Gianni Infantino Nongol di Final Piala AFF 2026 Vietnam vs Thailand, Pertanda Apa?

Gianni Infantino Nongol di Final Piala AFF 2026 Vietnam vs Thailand, Pertanda Apa?

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Demam Slowpitch Landa Ibu Kota, Band Rock AS The Flaming Lips Ikut Nimbrung

Demam Slowpitch Landa Ibu Kota, Band Rock AS The Flaming Lips Ikut Nimbrung

Sport | Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:36 WIB

×