AKBP Pamudji Dikenal Polisi yang Religius

Achmad Sakirin

Rabu, 19 Maret 2014 | 18:32 WIB
AKBP Pamudji Dikenal Polisi yang Religius
Prosesi pemakaman AKBP Pamudji di Jakarta, Rabu (19/30. [suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - AKBP Pamudji, Kepala Pelayanan Markas Polda Metro Jaya yang tewas di ujung peluru senjata api,  dikenal warga sebagai seorang yang religius. Setiap Subuh, dia terkadang menyempatkan salat di masjid Al-Kautsar yang terletak tak jauh dari rumahnya.

"Beliau ini sebelum berangkat kerja kadang negur, kadang dia salat dulu baru berangkat," kata Imam Masjid Al-Kautsar sesaat sebelum memimpin salat jenazah, Rabu (19/3/2014).

Usai memimpin salat jenazah, Imam Masjid itu pun kemudian mendoakan almarhum agar almarhum meninggal dalam keadaan baik.

"Mudah-mudahan almarhum meninggal dalam keadaan baik, khair (baik)," kata sang imam.

"Khair-khair (baik-baik)," jawab jemaah yang hadir.

Setelah disalatkan, almarhum langsung dibawa ke di TPU Cijantung, Blok A.II untuk dimakamkan. Prosesi pemakaman menggunakan upacara resmi dari kepolisian.

Upacara pemakaman ini dipimpin oleh Wakapolda Metro Jaya Irjen Pol Sujarno. Selama berjalannya proses pemakaman, keluarga dan anggota Polri lainnya tak dapat menutupi rasa duka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dua Versi Sebab AKBP Pamudji Tewas Secara Tragis di Markas Polisi

Dua Versi Sebab AKBP Pamudji Tewas Secara Tragis di Markas Polisi

News | Rabu, 19 Maret 2014 | 17:46 WIB

Megawati Semaput Saat Tabur Bunga untuk AKBP Pamudji

Megawati Semaput Saat Tabur Bunga untuk AKBP Pamudji

News | Rabu, 19 Maret 2014 | 17:26 WIB

Prosesi Pemakaman AKBP Pamudji

Prosesi Pemakaman AKBP Pamudji

Foto | Rabu, 19 Maret 2014 | 16:00 WIB

Pemakaman AKBP Pamudji Diiringi Tangis

Pemakaman AKBP Pamudji Diiringi Tangis

News | Rabu, 19 Maret 2014 | 15:49 WIB

Terkini

Dalami Amplop dari Bupati Kuansing, KPK Buka Peluang Periksa Menhut Raja Juli

Dalami Amplop dari Bupati Kuansing, KPK Buka Peluang Periksa Menhut Raja Juli

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:11 WIB

PLN Klaim Pemadaman Listrik di Kalbar Bukan karena Krisis Batu Bara, Ini Penyebabnya

PLN Klaim Pemadaman Listrik di Kalbar Bukan karena Krisis Batu Bara, Ini Penyebabnya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:59 WIB

Said Iqbal Beri Deadline Disnakertransgi DKI, Senin Harus Ada Keputusan Soal Kasus Mau Print

Said Iqbal Beri Deadline Disnakertransgi DKI, Senin Harus Ada Keputusan Soal Kasus Mau Print

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:54 WIB

Pengusaha Kalbar Rugi Akibat Listrik Padam, DPRD Desak PLN Lebih Terbuka

Pengusaha Kalbar Rugi Akibat Listrik Padam, DPRD Desak PLN Lebih Terbuka

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:52 WIB

PLN Sebut Bukan Karena Batu Bara, DPRD Minta Penyebab Pemadaman Listrik di Kalbar Dibuka ke Publik

PLN Sebut Bukan Karena Batu Bara, DPRD Minta Penyebab Pemadaman Listrik di Kalbar Dibuka ke Publik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:48 WIB

PAN Tegaskan Kasus Syah Afandin Bukan 'Dosa' Partai: Itu Tanggung Jawab Pribadi!

PAN Tegaskan Kasus Syah Afandin Bukan 'Dosa' Partai: Itu Tanggung Jawab Pribadi!

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:39 WIB

Teka-teki Lokasi Muktamar NU, 5 Provinsi Ini Bersaing Ketat

Teka-teki Lokasi Muktamar NU, 5 Provinsi Ini Bersaing Ketat

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:30 WIB

DTKJ Usul Mikrotrans Tak Lagi Gratis, Tarif Rp 2.000 Dinilai Bikin Data Penumpang Lebih Akurat

DTKJ Usul Mikrotrans Tak Lagi Gratis, Tarif Rp 2.000 Dinilai Bikin Data Penumpang Lebih Akurat

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:24 WIB

Kenapa Warga Bela Bandar Narkoba? Bedah Kasus Katingan yang Tewaskan Aipda Yudhi Perdana

Kenapa Warga Bela Bandar Narkoba? Bedah Kasus Katingan yang Tewaskan Aipda Yudhi Perdana

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:24 WIB

Kasus dr Icha Jadi Titik Balik, Kemenkes Siapkan Perpres Perlindungan Nakes hingga Aturan Sanksi

Kasus dr Icha Jadi Titik Balik, Kemenkes Siapkan Perpres Perlindungan Nakes hingga Aturan Sanksi

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:13 WIB

×