Kepolisian Minta Saran Ahli Usut Tabloid Obor Rakyat

Laban Laisila

Rabu, 02 Juli 2014 | 09:09 WIB
Kepolisian Minta Saran Ahli Usut Tabloid Obor Rakyat
Tabloid Obor Rakyat. (Antara/Syaiful Arif)

Suara.com - Mabes Polri hari ini menjadwalkan akan meminta keterangan kepada sejumlah saksi ahli bahasa dan pidana untuk memembantu memetakan alat bukti dalam kasus penyebaran tablod ‘Obor Rakyat’ yang menjelekkan capres nomor urut dua Joko Widodo.

Juru Bicara Mabes Polri Ronny Sompie yang dihubungi melalui telepon, Rabu (2/7/2013), mengungkapkan, pemanggilan itu sekaligus mengkaji isi bahasa dan hukum yang dilaporkan tim advokasi Jokowi sebagai fitnah.

“Dalam rangka memberikan kajian hukum sesuai dengan kompetensi bidang akademinya terhadap barang bukti obor rakyat edisi pertama dan edisi kedua, yang sudah menjadi bagian dari laporan tim Jokowi-JK sejak 16 Juni kemarin,” ujar Ronny.

Dia juga berharap penyidik mendapat kejelasan dari kehadiran para saksi agar Polri bisa menindaklanjuti laporan dan menetapkan tersangka pelanggaran penyebaran fitnah.

“Kami berharap ahli bahasa dan pidana, atau keduanya hadir. Karena sesuai dengan apa yang diperoleh dari konstruksi penyidikan apda pasal 310 dan 311 KUHP soal penistaan penyebaran fitnah di muka umum,” sambung Ronny.

Kepolsian hingga kini sudah meminta keterangan kepada Setyardi Budiono yang disebut sebagai Pemimpin Redaksi Obor Rakyat.

Setiyardi merupakan bos "Obor Rakyat" yang telah menerbitkan dua edisi dan beredar pada sejumlah pondok pesantren, serta masjid di Jawa Tengah dan Jawa Timur pada masa kampanye Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden 2014.

Edisi pertama Tabloid Obor Rakyat mengangkat tema bertajuk Capres Boneka, sedangkan edisi kedua bertemakan 1001 Topeng Pencitraan.

Tim advokasi Jokowi-Jusus Kalla menganggap isi tabloid berupa isu yang menyinggung persoalan suku, agama dan ras serta fitnah terhadap Jokowi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kampanye Fitnah Bisa Turunkan Elektabilitas 40 Persen

Kampanye Fitnah Bisa Turunkan Elektabilitas 40 Persen

News | Minggu, 29 Juni 2014 | 05:20 WIB

Tim Jokowi-JK Sayangkan Pernyataan Kapolri soal "Obor Rakyat"

Tim Jokowi-JK Sayangkan Pernyataan Kapolri soal "Obor Rakyat"

News | Jum'at, 27 Juni 2014 | 06:17 WIB

Polisi Belum Bisa Larang Peredaran Obor Rakyat

Polisi Belum Bisa Larang Peredaran Obor Rakyat

News | Selasa, 24 Juni 2014 | 14:14 WIB

Akhirnya, Bos Tabloid "Obor Rakyat" Penuhi Panggilan Mabes Polri

Akhirnya, Bos Tabloid "Obor Rakyat" Penuhi Panggilan Mabes Polri

News | Senin, 23 Juni 2014 | 14:18 WIB

Tabloid Obor Rakyat Edisi Ketiga Beredar di Jember

Tabloid Obor Rakyat Edisi Ketiga Beredar di Jember

News | Sabtu, 21 Juni 2014 | 18:32 WIB

Terkini

KPK Hadirkan Fuad Hasan Masyhur Dalam Sidang Korupsi Kuota Haji Hari Ini

KPK Hadirkan Fuad Hasan Masyhur Dalam Sidang Korupsi Kuota Haji Hari Ini

Sulsel | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:25 WIB

Gen Z Mulai Doyan Emas, Pembiayaan Konsumer BCA Syariah Tumbuh 34,69%

Gen Z Mulai Doyan Emas, Pembiayaan Konsumer BCA Syariah Tumbuh 34,69%

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:25 WIB

IHSG Dibuka Betah di Zona Merah ke Level 6.062

IHSG Dibuka Betah di Zona Merah ke Level 6.062

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:19 WIB

PT Asabri Ditipu Rp100 Miliar Dalam Proyek Kondotel Bali, Kok Bisa ?

PT Asabri Ditipu Rp100 Miliar Dalam Proyek Kondotel Bali, Kok Bisa ?

Bali | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:05 WIB

7 Cara Menghilangkan Noda Minyak dan Lemak Makanan di Baju yang Sudah Kering

7 Cara Menghilangkan Noda Minyak dan Lemak Makanan di Baju yang Sudah Kering

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:05 WIB

Rob Diprediksi Rendam Pesisir Jakarta pada 1314 dan 2531 Oktober

Rob Diprediksi Rendam Pesisir Jakarta pada 1314 dan 2531 Oktober

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:05 WIB

Ketika Guru Hadirkan Cara Baru Belajar Sains hingga Literasi, dari Bioplastik sampai AI

Ketika Guru Hadirkan Cara Baru Belajar Sains hingga Literasi, dari Bioplastik sampai AI

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:03 WIB

Bitget Klaim Cadangan Aset Pengguna Tembus 131%

Bitget Klaim Cadangan Aset Pengguna Tembus 131%

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Harga BBM Pertamina Oktober Tak Berubah, Ini Daftarnya

Harga BBM Pertamina Oktober Tak Berubah, Ini Daftarnya

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 08:59 WIB

Susah Cari Bed Rumah Sakit di Bekasi: Kapasitas Pasien Ditambah, Kualitas Pelayanan Ditingkatkan

Susah Cari Bed Rumah Sakit di Bekasi: Kapasitas Pasien Ditambah, Kualitas Pelayanan Ditingkatkan

Health | Kamis, 01 Oktober 2026 | 08:59 WIB

×