Kampanye Fitnah Bisa Turunkan Elektabilitas 40 Persen

Doddy Rosadi

Minggu, 29 Juni 2014 | 05:20 WIB
Kampanye Fitnah Bisa Turunkan Elektabilitas 40 Persen
Tabloid Obor Rakyat. (Antara/Syaiful Arif)

Suara.com - Kampanye fitnah yang kerap dilakukan oleh tim sukses pasangan calon presiden dan calon wakil presiden ternyata mempunyai dampak besar terhadap elektabilitas kontestan pemilu presiden 2014.

Peneliti LSI, Fitri Hari mengatakan, berdasarkan perhitungan LSI, kampanye fitnah bisa menurunkan elektabilitas antara 0-40 persen. Menurut dia, kampanye fitnah mudah dipercaya oleh wong cilik dengan tingkat pendidikan yang tidak terlalu tinggi.

“Jadi, kalau salah satu calon tadinya mempunyai elektabilitas 40 persen, maka ketika ada kampanye fitnah maka elektabilitasnya bisa turun hingga 40 persen menjadi 24 persen. Ini merupakan bukti bahwa kampanye fitnah bisa mempengaruhi elektabilitas capres,” kata Fitri kepada suara.com melalui sambungan telepon, Sabtu (28/6/2014) malam.

Fitri menambahkan, kampanye fitnah tidak mempan untuk mempengaruhi masyarakat kelas menengah ke atas karena tingkat pendidikan yang tinggi. Sehingga, mereka tidak mudah percaya dengan informasi yang disampaikan dalam kampanye fitnah tersebut.

Salah satu bentuk kampanye fitnah dalam pemilu presiden 2014 adalah beredarnya tabloid Obor Rakyat.Tabloid itu berisi artikel yang menjelek-jelekkan calon presiden Joko Widodo. Kasus ini sudah ditangani oleh Markas Besar Kepolisian Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tim Jokowi-JK Sayangkan Pernyataan Kapolri soal "Obor Rakyat"

Tim Jokowi-JK Sayangkan Pernyataan Kapolri soal "Obor Rakyat"

News | Jum'at, 27 Juni 2014 | 06:17 WIB

PBNU: Kampanye Fitnah Hilangkan Kepercayaan kepada Pemimpin

PBNU: Kampanye Fitnah Hilangkan Kepercayaan kepada Pemimpin

News | Selasa, 24 Juni 2014 | 17:01 WIB

Polisi Belum Bisa Larang Peredaran Obor Rakyat

Polisi Belum Bisa Larang Peredaran Obor Rakyat

News | Selasa, 24 Juni 2014 | 14:14 WIB

Istana Hormati Proses Hukum Kasus Obor Rakyat

Istana Hormati Proses Hukum Kasus Obor Rakyat

News | Kamis, 19 Juni 2014 | 15:03 WIB

GP Ansor Minta Polisi Tangkap Pimred Obor Rakyat

GP Ansor Minta Polisi Tangkap Pimred Obor Rakyat

News | Rabu, 18 Juni 2014 | 15:37 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×