KSPI Sebut Kartu Indonesia Sehat Versi Jokowi Ngawur

Laban Laisila

Kamis, 03 Juli 2014 | 11:42 WIB
KSPI Sebut Kartu Indonesia Sehat Versi Jokowi Ngawur
Calon presiden Joko Widodo (kanan) didampingi isteri Iriana [Antara/Widodo S. Jusuf]

Suara.com - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan pendekatan anggaran yang menjadi visi dan misi calon presiden Prabowo Subianto tentang kesehatan dan Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) sudah tepat.

"Pendekatan anggaran Prabowo sudah benar. Bukan membuat Kartu Indonesia Sehat karena menggunakan e-KTP, tetapi anggarannya ditingkatkan. Dari mana anggarannya? Ya tutup kebocoran," kata Said Iqbal di Jakarta, Kamis (3/7/2014).

Iqbal mengatakan anggaran untuk penerima bantuan iuran (PBI) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), yaitu orang miskin dan tidak mampu, saat ini mencapai Rp19,9 triliun. Menurut Iqbal, jumlah itu masih sedikit.

Iqbal juga menyebutkan bila anggaran BPJS mencapai Rp30 triliun, maka tidak hanya bisa untuk orang miskin dan tidak mampu saja, tetapi juga untuk seluruh rakyat Indonesia.

"Anggaran kesehatan kan lima persen dari APBN. Katakanlah Rp70 triliun saja, berarti masih ada Rp40 triliun. Itu masih cukup untuk anggaran kesehatan dan BPJS bisa untuk seluruh rakyat sebagaimana diamanatkan undang-undang," tuturnya.

Untuk meningkatkan anggaran BPJS, Iqbal menilai hal itu kembali kepada kemauan pemerintah. Karena itu, tergantung siapa presidennya.

Iqbal mengatakan dalam sistem jaminan sosial ada dua pembiayaan, yaitu melalui pajak dan iuran. Sistem pembiayaan melalui pajak dilakukan oleh beberapa negara seperti Inggris dan Australia.

Indonesia, kata Iqbal, memilih sistem iuran, tetapi digabung sedikit oleh pajak bagi PBI. Karena itu, peningkatan pendapatan pajak tetap diperlukan untuk menanggung orang tidak miskin dan tidak mampu.

"Jadi kembali lagi ke anggaran. Bukan membuat sistem baru seperti Kartu Indonesia Sehat. Kartu Indonesia Sehat itu pembohongan dan ngawur karena kesehatan sudah dijamin oleh BPJS," katanya.

Pemilu Presiden 2014 akan diselenggarakan pada 9 Juli dan diikuti dua pasangan calon presiden dan wakil presiden yaitu Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dengan nomor urut satu dan Joko Widodo-Jusuf Kalla dengan nomor urut dua. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Soal Isu PKI, Jokowi: Ini Penghinaan

Soal Isu PKI, Jokowi: Ini Penghinaan

News | Kamis, 03 Juli 2014 | 11:26 WIB

Ketua DPR: Media Nasional Kehilangan Netralitas

Ketua DPR: Media Nasional Kehilangan Netralitas

News | Kamis, 03 Juli 2014 | 10:42 WIB

Prabowo dan Jokowi Tak Penuhi Undangan Diskusi Komnas HAM

Prabowo dan Jokowi Tak Penuhi Undangan Diskusi Komnas HAM

News | Kamis, 03 Juli 2014 | 10:09 WIB

Jokowi Datang, Pimpinan Al-Masoem Group Meninggal

Jokowi Datang, Pimpinan Al-Masoem Group Meninggal

News | Kamis, 03 Juli 2014 | 08:11 WIB

Terkini

Lalu Lintas Tol Jakarta Pagi Ini Semrawut, Kecelakaan Beruntun hingga Contraflow Picu Kemacetan

Lalu Lintas Tol Jakarta Pagi Ini Semrawut, Kecelakaan Beruntun hingga Contraflow Picu Kemacetan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:04 WIB

Prabowo Beri Hormat ke Jokowi di HUT ke-80 Bhayangkara

Prabowo Beri Hormat ke Jokowi di HUT ke-80 Bhayangkara

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 08:38 WIB

Viral Mahasiswa Unisa Yogya Diduga Kenakan Busana Perempuan dan Masuk Toilet Mahasiswi

Viral Mahasiswa Unisa Yogya Diduga Kenakan Busana Perempuan dan Masuk Toilet Mahasiswi

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 08:20 WIB

LPDB Koperasi Terapkan Zero Tolerance Pungli dan Penipuan, Pelanggaran Diproses Tegas Secara Hukum

LPDB Koperasi Terapkan Zero Tolerance Pungli dan Penipuan, Pelanggaran Diproses Tegas Secara Hukum

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 08:20 WIB

Transportasi Jerman Lumpuh Akibat Gelombang Panas, Jalan Tol Retak-retak

Transportasi Jerman Lumpuh Akibat Gelombang Panas, Jalan Tol Retak-retak

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:27 WIB

Aset Ketum Pemuda Pancasila Disita KPK, Diduga Berkaitan dengan Gratifikasi Korupsi Batu Bara

Aset Ketum Pemuda Pancasila Disita KPK, Diduga Berkaitan dengan Gratifikasi Korupsi Batu Bara

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:23 WIB

Italia Siaga Gelombang Panas, 4 Orang Sudah Jadi Korban Tewas

Italia Siaga Gelombang Panas, 4 Orang Sudah Jadi Korban Tewas

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:19 WIB

Di Tengah Gejolak Global, Jawa Tengah Tetap Jadi Magnet Investasi

Di Tengah Gejolak Global, Jawa Tengah Tetap Jadi Magnet Investasi

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:11 WIB

Panas Lagi, Iran Ancam Kembali Tutup Selat Hormuz

Panas Lagi, Iran Ancam Kembali Tutup Selat Hormuz

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:09 WIB

Bupati dan Sekda Kuansing Serahkan Diri ke KPK

Bupati dan Sekda Kuansing Serahkan Diri ke KPK

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:03 WIB

×