Serangan Udara Israel Berlanjut, Korban Tewas Capai 112 Orang

Esti Utami

Sabtu, 12 Juli 2014 | 10:00 WIB
Serangan Udara Israel Berlanjut, Korban Tewas Capai 112 Orang
Tank-tank Israel disiagakan tak jauh dari Jalur Gaza, Jumat (11/7/2014). (Reuters/Baz Ratner)

Suara.com - Sebuah serangan udara yang dilancarkan Israel ke kamp pengungsi Jabaliya di Jalur Gaza Utara,  Sabtu (12/7/2014) pagi,  menewaskan lima orang dan melukai 15 orang lainnya.  Dalam empat hari terakhir, jumlah korban tewas akibat serangan Israel ke wilayah Palestina telah lebih dari 100  orang.

Namun demikian hingga kini belum ada tanda-tanda Israel akan menghentikan seranganya, meski dunia internasional mengecam tindakan tak berperikemanusiaan ini. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tak menepis kemungkinan untuk juga melancarkan serangan lewat darat.

"Kami menimbang semua kemungkinan dan mempersiapkan segala kemungkinan," ujarnya menjawab pertanyaan, apakah Israel akan mengalihkan serangan udara menjadi perang darat ke Gaza.

"Tidak ada tekanan internasional akan mencegah kita dari bertindak dengan segala kekuatan," katanya kepada wartawan di Tel Aviv, sehari setelah percakapan telepon dengan Presiden AS Barack Obama.

Pada Jumat (11/7/2014) Washington menegaskan hak Israel untuk mempertahankan diri. Tetapi Menteri Pertahanan Chuck Hagel mengungkapkan kekhawatirannya akan eskalasi lebih lanjut dan menekankan perlunya semua pihak untuk melakukan segala sesuatu untuk mengembalikan ketenangan.

Presiden Palestina Mahmoud Abbas mendesak Dewan Keamanan PBB segera merancang gencatan senjata.

"Para pemimpin Palestina mendesak Dewan keamanan dengan cepat mengeluarkan kecaman yang jelas agresi Israel ini dan memberlakukan komitmen gencatan senjata bersama segera," katanya.

Namun Israel mengatakan pihaknya bertekad mengakhiri serangan roket lintas-perbatasan yang intensif dilancarkan bulan lalu. Serangan ini dilancarkan kelompok Hamas, setelah tentara Israel menangkap ratusan aktivis kelompok Hamas di Tepi Barat, menyusul hilangnya tiga remaja Yahudi yang kemudian ditemukan tewas. Seorang pemuda Palestina tewas di Yerusalem dalam dugaan serangan balas dendam Israel.

"Serangan akan berlanjut sampai kami yakin bahwa kembali tenang untuk warga Israel," kata Netanyahu.

Israel telah menyerang lebih dari 1.000 sasaran di Gaza dan masih banyak target yang yang diincar. Komandan militer Israel, Letnan Jenderal Benny Gantz mengatakan, pasukannya siap bertindak sesuai kebutuhan. Indikasi kesiapan untuk mengirim tank dan pasukan darat lainnya seperti yang dilakukan Israel pada awal 2009.

"Kami berada di tengah-tengah serangan dan kami siap untuk memperluas sebanyak yang diperlukan, ke mana pun diperlukan, dengan kekuatan apa pun yang akan diperlukan dan selama akan diperlukan," kata Gantz kepada wartawan. (Antara/Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Relawan Indonesia Diminta Urungkan Niat ke Gaza

Relawan Indonesia Diminta Urungkan Niat ke Gaza

News | Sabtu, 12 Juli 2014 | 08:02 WIB

Jumlah Korban Tewas di Gaza Capai 99 Orang

Jumlah Korban Tewas di Gaza Capai 99 Orang

News | Sabtu, 12 Juli 2014 | 02:15 WIB

Gaza Masih Membara, Korban Tewas Mencapai 101 Orang

Gaza Masih Membara, Korban Tewas Mencapai 101 Orang

News | Jum'at, 11 Juli 2014 | 19:49 WIB

Terkini

5 Ragam Disabilitas menurut Undang-Undang, Apa Saja?

5 Ragam Disabilitas menurut Undang-Undang, Apa Saja?

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 16:15 WIB

Lepas Jabatan di TNI, Muhammad Saleh Lebih Pilih Wamentan

Lepas Jabatan di TNI, Muhammad Saleh Lebih Pilih Wamentan

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 16:15 WIB

Cara Membersihkan Kerak Bagian Dalam Rice Cooker, Hati-hati Korsleting!

Cara Membersihkan Kerak Bagian Dalam Rice Cooker, Hati-hati Korsleting!

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 16:15 WIB

Waraya: Gelang Tradisional Masyarakat Adat Mairasi yang Simpan Identitas dan Hubungan Dengan Alam

Waraya: Gelang Tradisional Masyarakat Adat Mairasi yang Simpan Identitas dan Hubungan Dengan Alam

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 16:13 WIB

Heboh Isu 'Ratu Banteng' Bakal Geser Gibran dari Kursi Wapres, PDIP Buka Suara

Heboh Isu 'Ratu Banteng' Bakal Geser Gibran dari Kursi Wapres, PDIP Buka Suara

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 16:12 WIB

Menko Sugiono Tebak Skor Timnas Indonesia Vs Thailand: Garuda Menang

Menko Sugiono Tebak Skor Timnas Indonesia Vs Thailand: Garuda Menang

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 16:09 WIB

Dulu 15 Tahun Tak Ambil Gaji di UI, Kini Rocky Gerung Dapat Hak Rp76,5 Juta sebagai Wantimpres?

Dulu 15 Tahun Tak Ambil Gaji di UI, Kini Rocky Gerung Dapat Hak Rp76,5 Juta sebagai Wantimpres?

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 16:08 WIB

Demo Tuntut Pendidikan Gratis Memanas, Massa LMND dan Polisi Saling Dorong di DPR RI

Demo Tuntut Pendidikan Gratis Memanas, Massa LMND dan Polisi Saling Dorong di DPR RI

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 16:07 WIB

Lanjutkan Aturan Purbaya, Suahasil Rombak 13 Pegawai Pajak Baru Kemenkeu

Lanjutkan Aturan Purbaya, Suahasil Rombak 13 Pegawai Pajak Baru Kemenkeu

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Baku Hantam Antara WN Australia di Kelab Malam Bali, Sekuriti Kena Pukul

Baku Hantam Antara WN Australia di Kelab Malam Bali, Sekuriti Kena Pukul

Bali | Senin, 05 Oktober 2026 | 16:04 WIB

×