Maimun Zuber Perintahkan Kader PPP Islah

Siswanto

Senin, 29 September 2014 | 09:12 WIB
Maimun Zuber Perintahkan Kader PPP Islah
Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan Romahurmuziy dan Surya Dharma Ali berjabat tangan. [suara.com/Adrian Mahakam]

Suara.com - Ketua Majelis Syariah Partai Persatuan Pembangunan Maimun Zuber memerintahkan agar seluruh kader partai berlambang kabah islah. Perintah Maimun Zuber disampaikan oleh Ketua DPP PPP M Arwani Thomafi terkait dengan perkembangan terkini islah sebagaimana putusan sela Mahkamah Partai yang berlangsung pada Kamis (25/9/2014) pekan lalu.

"Saya sudah sampaikan amanat Kiai Maimun Zuber tentang perintah islah, ini merupakan solusi," kata Arwani dalam pernyataan pers yang dikirim kepada suara.com, Senin (29/9/2014).

Arwani mengaku optimistis kedua belah pihak yang berkonflik akan menyadari pentingnya solusi yang diperintahkan oleh Maimun Zuber."Apalagi perintah islah ini sejalan dengan Putusan Sela Mahkamah Partai. Artinya sejalan dengan perintah undang-undang," kata Arwani.Bagaimana jika perintah islah ini diabaikan? Arwani menjelaskan karena ini merupakan amanat kiai, maka penolakan tersebut akan disampaikan dan dikembalikan lagi ke para kiai yang berada di Majelis Syariah.

"Kami yakin, para kiai tidak akan tinggal diam. Beliau-beliau pasti peduli dengan partai ini dan akan mengeluarkan solusi lainnya," kata Arwani.

Namun sejauh ini, kata Arwani, ia belum mendengar ada yang serius menolak islah Jika pun ada penolakan islah, kata dia, hal itu sama saja mengingkari amanat para kiai di Majelis Syariah.

"Kami tentu kecewa jika ada sikap itu," katanya.

Seperti diketahui, beberapa petinggi PPP yang dimotori Sekjen Romahurmuziy, Emron Pangkapi, dan Suharso Monoarfa melakukan pertemuan dan menghasilkan keputusan pemecatan terhadap Suryadharma sebagai ketua umum.

Suryadharma tak tinggal diam dan mengeluarkan balik memecat mereka karena dianggap tidak menaati AD/ART PPP.

Konflik di PPP sesungguhnya bukan kali itu saja, sebelum Pilpres 2014, aksi saling pecat antara kubu Suryadharma dan Romahurmuziy juga pernah terjadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mahkamah PPP Akui Suryadharma Ali Sebagai Ketum

Mahkamah PPP Akui Suryadharma Ali Sebagai Ketum

News | Kamis, 25 September 2014 | 18:58 WIB

Hadiri Sidang Paripurna, Sekjen PPP Urung Diperiksa Polisi

Hadiri Sidang Paripurna, Sekjen PPP Urung Diperiksa Polisi

News | Kamis, 25 September 2014 | 13:41 WIB

 Romahurmuziy: Pemecatan oleh Suryadharma Ali Ilegal

Romahurmuziy: Pemecatan oleh Suryadharma Ali Ilegal

News | Rabu, 24 September 2014 | 23:09 WIB

Terkini

Amerika: Perdamaian AS - Iran Tidak Batal, Meski Ada Baku Tembak

Amerika: Perdamaian AS - Iran Tidak Batal, Meski Ada Baku Tembak

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:45 WIB

Hari Ini! MK Putuskan Nasib UU Polri hingga Gugatan Peradilan Militer

Hari Ini! MK Putuskan Nasib UU Polri hingga Gugatan Peradilan Militer

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:39 WIB

Harga Minyak Dunia Melonjak Usai Perdamaian Iran - AS Terancam Batal Total

Harga Minyak Dunia Melonjak Usai Perdamaian Iran - AS Terancam Batal Total

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:30 WIB

Anak Buah Donald Trump: Iran dan AS Akan Hentikan Serangan Sementara Waktu

Anak Buah Donald Trump: Iran dan AS Akan Hentikan Serangan Sementara Waktu

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:20 WIB

Gelombang Panas Ekstrem Eropa Tewaskan 1000 Orang di Prancis Mayoritas Lansia

Gelombang Panas Ekstrem Eropa Tewaskan 1000 Orang di Prancis Mayoritas Lansia

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:00 WIB

Internal Politik Israel Panas! Benjamin Netanyahu Ancam Keluar dari Partai Likud

Internal Politik Israel Panas! Benjamin Netanyahu Ancam Keluar dari Partai Likud

News | Senin, 29 Juni 2026 | 05:10 WIB

Polandia Pecahkan Rekor Suhu Tertinggi 40,5C, Gelombang Panas Eropa Bergerak ke Timur

Polandia Pecahkan Rekor Suhu Tertinggi 40,5C, Gelombang Panas Eropa Bergerak ke Timur

News | Senin, 29 Juni 2026 | 02:23 WIB

Italia Siaga Gelombang Panas Ekstrem, Suhu Tembus 40 C Korban Jiwa Berjatuhan

Italia Siaga Gelombang Panas Ekstrem, Suhu Tembus 40 C Korban Jiwa Berjatuhan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 02:19 WIB

Gempa Susulan 4,8 M Guncang Venezuela, Korban Tewas Tembus 1400 Jiwa

Gempa Susulan 4,8 M Guncang Venezuela, Korban Tewas Tembus 1400 Jiwa

News | Senin, 29 Juni 2026 | 02:07 WIB

Pakar Manajemen Publik: Ambisi Politik Keluarga Jokowi Berisiko Rusak Kepercayaan Demokrasi

Pakar Manajemen Publik: Ambisi Politik Keluarga Jokowi Berisiko Rusak Kepercayaan Demokrasi

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:53 WIB

×